Menu

Kabupaten Sijunjung Raih WTP Lima Kali Tanpa Jeda,Menkeu Sri Mulyani Berikan Penghargaan

  Dibaca : 105 kali
Kabupaten Sijunjung Raih WTP Lima Kali Tanpa Jeda,Menkeu Sri Mulyani Berikan Penghargaan
IKUTI VIDCON— Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan Wabup Iraddatilah didampingi Kepala BKAD Endi Nazir mengikuti Vidcon penyerahan Opini WTP dari Menkeu RI Sri Mulyani kepada Pemkab Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO–Kabupaten Sijunjung kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan. Dengan demikian Kabupaten Sijunjung telah meraih WTP lima kali secara berturut-turut da­lam laporan ke­uangan peme­rin­tah daerah (LKPD).

Penghargaan WTP diserahkan langsung oleh Men­­teri Ke­uangan RI, Sri Mulyani Indrawati melalui video conference kepada Peme­rintah Kabupaten Sijun­jung. Penyerahan peng­hargaan diikuti langsung oleh Bupati Sijunjung, Ben­ny Dwifa dan Wabup Irad­datilah, pada Selasa (14/9) bertempat di ruangan Bu­pati Sijunjung.

Benny Dwifa Bupati Sijunjung dan Iraddatilah Wakil Bupati.

Opini Wajar Tanpa Pe­nge­cualian (WTP) menya­takan bahwa laporan ke­uangan entitas yang di­periksa menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi ke­uangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akun­tansi yang berlaku umum.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa mengatakan, pe­rolehan WTP tersebut se­bagai bahan evaluasi pe­merintah dalam penge­lolaan laporan keuangan dan aset daerah menjadi lebih baik.

“Di sini kita bisa melihat sejauh mana laporan dan realisasi keuangan daerah. Jika terdapat masalah atau­pun aset tidak terkelola dengan baik tentunya WTP ini tidak akan diberikan,” tutur Benny Dwifa.

Benny Dwifa meng­ucap­kan terima kasih dan apre­siasi kepada tim pe­nge­lola aset yang telah be­kerja keras sehingga WTP bisa diperoleh. “Ini berkat kerja sama semua pihak dan tim yang bekerja di lapangan. Kedepan kita akan berupaya untuk lebih meningkatkannya,” ujar Bupati Sijunjung itu.

Menurutnya, Opini WTP bukan sesuatu yang mudah untuk dicapai baik dalam kehidupan sosial, ekonomi, beserta im­plika­sinya yang luar biasa dari sisi keuangan.

Khsusnya untuk Kabup­a­ten Sijunjung, peraihan WTP ini tidak terlepas dari penyelesaian dan pengelolaan aset daerah dengan baik. Terutama di Dinas Pendidikan yang memiliki aset yang paling banyak.

Kepala Dinas Pen­didi­kan Kabupaten Sijun­jung, Us­man Gumanti menje­laskan bahwa, perbaikan ma­na­jeman, tim aset lebih ber­sinergi antara penge­lola aset di dinas dan BKAD serta evaluasi rutin yang dilak­ukan menjadi kun­cinya.

“Jadi ada perbaikan manajemen yang kita laku­kan, terutama dalam me­maksimalkan seluruh seko­lah yang ada untuk mem­buat laporan dan mencatat aset dengan baik dan be­nar. Ini juga menjadi pe­nentu, dan itu dilakukan oleh setiap sekolah yang ada di bawah naungan dinas pendidikan,” jelas Usman Gumanti.

Dikatakannya, kendala pencatatan aset kerap kali disebabkan kecocokan di lapangan dengan yang ada pada kartu inventaris ba­rang (KIB). “Karena yang banyak masalah sebe­lum­nya terhadap barang- ba­rang yang penga­daannya sudah lama, yang berumur sudah tua. Sehingga ba­rang tersebut juga tidak dite­mukan lagi, tapi masih ter­catat di KIB. Seperti keberadaan mesin ketik dan alat pembelajaran di sekolah,” sebutnya.

“Memang masih ba­nyak yang perlu kita per­baiki. Kita ingin menetap­kan titik nol aset yang ada, artinya kecocokan antara aset di sekolah atau lem­baga sama dengan  kartu inventaris barang (KIB) dan ini dalam proses, agar pen­catatan aset selanjutnya lebih mudah,” ungkap Ka­dis Pendidikan Sijunjung.

Penghargaan Opini WTP itu disampaikan da­lam agenda Rapat Kerja Na­sional (Rakernas) Akun­tansi dan pelaporan Ke­uangan Pemerintah Tahun 2021 dengan tema, “Bangkit Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pan­de­mi”.

Pada kesempatan itu, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani juga berikan peng­hargaan atas capaian yang baik dari seluruh pimpinan Kementrian Negara, Lem­baga dan Pemerintah Da­erah bagi yang menerima WTP minimal 5 kali ber­turut turut dari tahun 2016 sd 2020, WTP minimal 10 kali berturut turut sejak 2011 sd 2020, dan WTP minimal 15 kali berturut turut sejak 2006 sampai 2020. (adv)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional