Menu

Kabag Hukum Minta Warga Patuhi PPKM di Kota Padang

  Dibaca : 204 kali
Kabag Hukum Minta Warga Patuhi PPKM di Kota Padang
Yopi Krislova Kabag Hukum Setko Padang

AIAPACAH, METRO–Masyarakat dan pelaku usaha diminta untuk me­matuhi PPKM mikro mulai 8 Juli hingga 20 Juli men­datang. Hal ini guna me­nekan kasus Covid-19 yang semakin membeludak.

“Kota Padang terma­suk 4 kota yang ada di Sumbar yang dinilai angka kasus Covid-19 cukup ting­gi. Makanya dilakukan PP­KM. Jadi aturan PPKM ini harus kita patuhi,” ungkap Kabag Hukum Kota Padang Yopi Krislova saat penyuluhan hukum, be­berapa waktu lalu.

Hal ini dalam rangka menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Men­dagri) No. 17 tahun 2021, Pemko Padang me­ngeluarkan (SE) Wali Kota Padang nomor 400.599/BPBD-Pdg/VII/2021 terha­dap pemberlakuan PPKM terhitung pada 8 Juli sam­pai 20 Juli mendatang.

Yopi menjelaskan da­lam SE tersebut ada beberapa sektor yang dibatasi seperti kegiatan belajar dan mengajar di sekolah, tempat pendidikan atau pelatihan, dilakukan secara daring atau online.

Kegiatan di tempat kerja atau perkantoran diberlakukan 75 persen Work From Home (WFH) dan 25 persen Work From Office (WFO) dengan penerapan prokes secara lebih ketat.

Pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum seperti warung makan, rumah makan, ka­fe, diatur 25 persen dari kapasitas tempat. Untuk layanan makanan melalui pesan antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan pukul 20.00 WIB. Pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan prokes secara lebih ketat.

Selanjutnya pusat perbelanjaan, mal atau pusat perdagangan dibatasi hingga pukul 17.00 WIB dan pembatasan kapasitas pe­ngunjung sebesar 25 persen dengan penerapan pro­kes secara lebih ketat.

“Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai Perda No. 1 tahun 2021 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sanksi bagi mall yang melanggar akan dikenakan sanksi paling berat pidana 1 bulan penjara dan denda paling banyak Rp15 juta. Begitu juga lainnya,” jelasnya.

Yopi menambahkan, Pemko Padang melakukan sosialisasi secara masif di seluruh Kota Padang melalui RT/RW, kelurahan, kecamatan, OPD-OPD dan lainnya. Sehingga diharapkan masyarakat dan pelaku usaha dapat mematuhi semua aturan selama PPKM hingga berakhir pada 20 Juli. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional