Close

Ka Kanwil Kemenag Sumbar Tutup FKUB

Ka Kanwil Kemenag Sumbar diwakili Kasubbag Ortala KUB Fauqa Nuri Ichsan tutup Sosialisasi Moderasi Beragama bagi Tokoh Agama, Tokoh Adat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumbar dan ASN dilingkungan Kanwil Kemenag Sumbar di Emersia Hotel, Rabu (8/12).

TANAHDATAR, METRO–Ka Kanwil Kemenag Sumbar diwakili Kasubbag Ortala KUB Fauqa Nuri Ichsan tutup Sosialisasi Moderasi Beragama bagi Tokoh Agama, Tokoh Adat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumbar dan ASN dilingkungan Kanwil Kemenag Sumbar di Emersia Hotel, Rabu (8/12).

Fauqa Nuri Ichsan da­lam arahannya mengatakan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut dalam rangka penguatan moderasi beragama dan melaksanakan toleransi antar umat beragam sehingga terciptanya keru­kunan umat  beragama yang sejuk dan nyaman di Provinsi Sumatera Barat.

“Para peserta sosialisasi moderasi beragama usai mengikuti sosialisasi tersebut dapat menjadi suluh dalam kegelapan di daerah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat,.” ujar Kasubbag Ortala KUB Fauqa Nuri Ichsan.

Usai pelaksanaan kegiatan sosialisasi moderasi beragama bagi tokoh Agama, tokoh adat dan FKUB Sumbar yang digelar di Emersia Hotel tersebut, Kanwil Kemenag Sumbar cq. Subbag Ortala KUB juga akan menggelar Sosialisasi Moderasi Beragama bagi Kepala Madrasah dan Penhulu  Kabupaten/Kota Se Sumatera Barat di Hotel Pusako Bukittinggi dari tang­gal 9 sampai 11 De­sember 2021 seta Sosialisasi Moderasi Beragama bagi Babinkamtibmas dan Pe­nyuluh Agama tanggal 13 sampai 16 Desember 2021.

Sementara Ka Kankemenag Kabupaten Tanah Datar diwakili Kasubbag TU. H. Yusmarli dalam sam­­butan­nya menjelaskan moderasi beragama merupakan salah satu langkah untuk menghargai perbedaan keyakinan dengan selalu bertindak adil,  seimbang dan tidak ekstrimdalam praktik beragama sehingga menghasilkan keharmonisan dan kerukunan dalam kehidupan beragama antar umat.

“Berbagai upaya pemerintah untuk membangun ekosistim moderasi beragama melalui penguatan tiga dimensi diantaranya dimensi perencanaan, dimensi kelembagaan dan dimensi regulasi. Pemerintah juga terus memperkuat peran dan kapasitas Lembaga Agama, Organisasi Sosial Keagamaan, tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh adat sebagai Agen Moderasi Beragama di da­erahnya,” sebutnya.

Dia meminta agar para peserta Sosialisasi tersebut mampu menjaga keberagaman Agama di da­erah­nya sekaligus dapat mem­bangun keseimbangan antar umat beragama sehingga lahirnya suasana keharmonisan di tengah masyarakat. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top