Menu

KA jadi “Mesin Pembunuh”, Kapolresta Surati PT KAI dan Pemko

  Dibaca : 1779 kali
KA jadi “Mesin Pembunuh”, Kapolresta Surati PT KAI dan Pemko
BNI telah melakukan upaya percepatan penyaluran Bansos tersebut hingga bisa diterima masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia lebih awal.
Ilustrasi perlintasan kereta api.

Ilustrasi perlintasan kereta api.

PADANG, METRO–Sejak beroperasinya kembali Kereta Api (KA) di Kota Padang, tercatat sudah puluhan kali terjadi kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan bermotor yang menimbulkan korban jiwa. Bahkan kereta api menjadi mesin pembunuh. Banyaknya persimpangan yang tidak memiliki palang pintu kereta api menjadi penyebabnya. Namun, PT. KAI terkesan tidak menghiraukan keselamatan masyarakat.

Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz mengatakan, maraknya insiden kecelakaan kereta api, pihaknya sudah berupaya melakukan pencegahan. Seperti menggandeng masyarakat untuk menjadi relawan peduli perlintasan kereta api, dan memasang spanduk serta himbauan kepada masyarakat.

“Kita sudah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan. Tapi memang di kawasan Kecamatan Koto Tangah itu sangat banyak persimpangan yang belum memiliki plang pintu di perlintasan kereta api, sehingga sangat rawan terjadinya kecelakaan,” kata Chairul, Kamis (3/11).

Chairul menambahkan, selama ini, pihaknya sudah menyurati Pemko Padang dan PT KAI terkait persoalan ini, dan pihaknya juga telah meminta agar dipasang palang pintu kereta di titik-titik rawan terjadinya kecelakaan kereta api.

”Setiap terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa, kita selalu mengirimkan surat kepada Pemko Padang dan PT KAI. Dan pemasangan palang pintu pengaman itu adalah tanggung jawab Pemko dan PT KAI. Kalau upaya pencegahan itu sudah kita upayakan semaksimal mungkin,” ujar Kapolresta Padang.

Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Hamidi mengatakan, terkait persoalan kecelakaan kereta api dengan kendaraan bermotor, memang selalu terjadi di perlintasan kereta api yang tidak ada plang pintu kereta.

“Kita dari pihak kepolisian sudah berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, membuat spanduk-spanduk, dan bahkan telah membuat suatu terobososan untuk menggandeng relawan untuk menjaga perlintasan kereta api. itu upaya yang telah kita lakukan,” kata Hamidi.

Hamidi mengungkapkan, terkait laka kereta api, yang melakukan penyidikan bukan dari Satlantas tapi dilakukan oleh Reskrim, karena laka kereta api bukan di jalan raya. Sejauh ini, dari pihak kepolisian sudah melakukan upaya-upaya agar tidak terjadi laka kereta api, yang melibatkan kendaraan bermotor.

“Di sepanjang jalur kereta api, itu banyak simpang-simpang yang tidak memiliki portal, atau plang pintu. Kita dari pihak kepolisian terbatas dalam mengusut kasus laka kereta api, dikarenakan Kereta Api memiliki Undang-Undang tersendiri,” kata Hamidi.

Terpisah, Kapolsek Koto Tangah, Kompol Jon Hendri mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kereta api dengan pengendara, pihaknya telahenggas untuk membentuk Komunitas Masyarakat Peduli kereta Api sehingga perlintasan itu dijaga relawan.

“Selain itu kita juga selalu mengingatkan kepada masyarakat, juga proaktif mengingatkan warga, dan warga juga harus hati-hati melewati perlintasan agar kaca mobil diturunkan. Musik dimatikan, lihat kiri kanan, lihat petunjuk-petunjuk atau sinyal-sinyal dsri masyarakat sekitar perlintasan itu,” ujarnya.

Jon menambahkan, selain itu, dari pihak PT KAI dan pemerintah seharusnya juga proaktif, misalkan, di wilayah Koto Tangah ini sangat banyak perlintasan yang tidak memiliki portal atau plang pintu kereta api, seharusnya PT KAI harus segera memasangnya dan dibangun, untuk mencegah terjadinya laka kereta api.

“Untuk menyelesaikan persoalan ini, harus melihatkan beberapa elemen dan pihak terkait. Jangan hanya menitikberatkan kepada polisi. Karena upaya kita terbatas. Kedepan, kedepan juga masih ada tiga titik lagi yang akan membentuk komunitas peduli dengan persoalan ini,” ujarnya. (rg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional