Close

Juventus VS Benfica, Duel Tim Beda Nasib

Juventus akan berhadapan dengan Benfica di ajang UEFA Champions League (UCL). Duel tim beda nasib pada laga pertama penyisihan grup H Liga Champions musim ini akan bertemu pada laga kedua yang akan berlangsung Kamis (15/9) dinihari di Stadion Allianz of Turin, markas Juventus.

Laga ini sendiri di­pre­diksi bakal berlangsung menarik. Sebab, Massimiliano Allegri diperkirakan melakukan perubahan stra­tegi agar bisa menang di Allianz Stadium.

Namun, Benfica seba­gai tim tamu malah memiliki rekor yang baik, dengan belum pernah kalah dari lima laga terakhir yang dilakoni. Bahkan, The Eagles mampu menyapu bersih seluruh pertandingan yang dijalani di Liga Portugal dengan mengemas enam kemenangan. Hal tersebut membuat Benfica kini ber­tengger di posisi puncak klasemen sementara Liga Portugal, dengan me­ngum­pulkan torehan 18 poin.

Sedangkan Juventus, menuai hasil buruk di tiga laga terakhirnya. Terakhir, dalam laga panas, Bianco­neri hanya mampu imbang saat menjamu Salernitana, dengan skor 2-2. Selain itu, Si Nyonya Tua juga kalah dalam pertandingan putaran pertama Liga Champions 2022/23, kala melawan Paris Saint Germain, yang berakhir dengan skor 2-1. Sehingga, da­lam pertan­dingan dinihari nanti, La Vecchia Signora harus tampil baik, dan meraih kemena­ngan.

Tentunya hal tersebut dilakukan oleh anak asuh Massimiliano Allegri untuk menjaga asa lolos dari babak penyisihan grup Liga Champions musim ini. Sayangnya, Juventus harus puas dengan tidak bisa diperkuat beberapa pemain andalannya di matchday kedua Liga Cham­pions 2022/23.

Karenanya, Massimi­liano Allegri, tidak bisa me­lakukan banyak perubahan susunan pemain. Meski begitu, Juventus akan berupaya menang karena 3 poin sangat penting untuk menjaga peluang mereka lolos ke fase gugur. Saat ini Bianconeri menempati peringkat 3 klasemen sementara Grup H Liga Champion 2022-2023 dengan 0 poin. Sementara calon lawannya Benfica, berada di posisi teratas dengan meraih 3 poin dari 1 laga.

Juventus menjamu Benfica dalam kondisi yang tidak terlalu bagus. Bianco­neri selalu gagal meraih kemenangan dalam 3 laga termutakhir di semua a­jang, termasuk bermain imbang 2-2 dengan Salernitana di Serie A akhir pekan lalu.

Salah satu faktor yang membuat Juventus kesulitan meraih 3 poin adalah banyaknya pemain yang mengalami cedera. Mereka antara lain Federico Chiesa, Manuel Locatelli, Paul Pogba, Adrien Rabiot, Wojciech Szczesny, hingga Angel Di Maria.

Banyaknya pemain yang absen, membuat Mas­si­miliano Allegri tidak bisa melakukan banyak perubahan. Bahkan, dalam 3 laga mereka gagal meraih kemenangan, susunan pemain dan skema yang dipasang tidak mengalami banyak perubahan.

Namun, dikutip dari Football Italia, Angel Di Maria, berpeluang tampil melawan Benfica di Liga Champion 2022-2023. Kehadiran winger 34 tahun tersebut diharapkan mampu menambah daya gedor lini depan Juventus.

“Wojciech Szczesny, masih menjalani latihan terpisah, sementara Angel Di Maria, sudah mulai berlatih dengan rekan-rekannya,” tulis laporan dari Football Italia.

Sementara itu, Benfica di lain pihak tampil menjanjikan di awal musim 2022-2023. The Eagles mencatat 11 kemenangan beruntun di laga resmi terakhir yang mereka jalani, termasuk di matchday 1 Liga Champion 2022-2023 serta 6 kemenangan di Liga Portugal.

Gelandang Benfica Florentino Luis, mengatakan timnya memiliki kualitas individu yang bagus untuk bersaing di Liga Champion 2022-2023. Karenanya, dia yakin bisa lolos ke fase gugur meski berada 1 grup dengan PSG dan Juventus.

“Kami memiliki kualitas individu, dan permainan kolektif yang bagus. Musim lalu Benfica, mampu melaju hingga perempat final, dan kami akan berusaha lebih baik musim ini,” kata Florentino Luis.

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, diperkirakan tidak melakukan banyak perubahan menghadapi Benfica. Dia bakal tetap bermain dengan formasi 4-3-3, dengan Moise Kean, Dušan Vlahovic, dan Filip Kostic, mengisi barisan depan.

Sementara Benfica di lain pihak diprediksi bermain dengan formasi 4-2-3-1. Roger Schmidt akan mengandalkan Petar Musa sebagai penyerang tunggal didukung David Neres, Rafa Silva, dan Julian Draxler sebagai gelandang serang.

Di kubu Juventus sendiri, Dusan Vlahovic wajib diwaspadai oleh tim tamu. Pemain berusia 22 tahun itu merupakan penyerang berbahaya bagi pertahanan Benfica. Pasalnya Vlahovic menjadi andalan Juventus, dengan mengantongi 4 gol di Liga Italia.

Ditambah lagi, Dusan Vlahovic mampu mengemas 29 gol dan enam assist dari 45 pertandingan yang dijalani bersama La Vecchia Signora di musim lalu. Meski tidak menjadi pencetak gol terbanyak, tetapi penyerang asal Serbia tersebut mampu menempel ketat Ciro Immobile yang menjadi top skorer Liga Italia 2021/22.

Dikubu tim tamu, ada Goncalo Ramos (Benfica). Pemain asal Portugal ini merupakan produk asli akademi Benfica, sehingga dirinya sangat mengenal betul gaya permainan timnya.

Bahkan, dalam Liga Champions 2022/23 ini, Goncalo Ramos telah mengoleksi empat gol dari empat laga yang dilakoni di Liga Champions. Tak hanya itu, pemain berusia 21 tahun ini juga telah menyumbangkan dua gol untuk The Eagles di ajang domestik, Liga Portugal. (*/rom)

Prediksi susunan pemain

Juventus (4-3-3): Mattia Perin; Juan Cuadrado, Leonardo Bonucci, Bremer, Mattia De Sciglio; Weston McKennie, Leandro Paredes, Fabio Miretti; Moise Kean, Dušan Vlahovic, Filip Kostic.
Pelatih: Massimiliano Allegri.

Benfica (4-2-3-1): Odysseas Vlachodimos; Gilberto, António Silva, Nicolás Otamendi, Alejandro Grimaldo; Florentino Luís, Enzo Fernández; David Neres, Rafa Silva, Julian Draxler; Petar Musa.
Pelatih: Roger Schmidt.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top