Menu

Juru Parkir Aniaya Korbannya Pakai Linggis hingga Koma

  Dibaca : 1483 kali
Juru Parkir Aniaya Korbannya Pakai Linggis hingga Koma
DITANGKAP— Riko Maryano (21) yang terjerat kasus penganiayaan ditangkap setelah 3 bulan jadi buronan dan kini ditahan di Polsek Padang Selatan.

PADANG, METRO
Dikira kasusnya sudah hilang, seorang tukang parkir yang tersandung kasus penganiayaan yang sempat melarikan diri, kembali lagi ke Kota Padang hingga akhirnya ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polsek Padang Selatan, Senin Siang (4/1) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pelaku bernama Riko Maryano (21) warga Kampung Nias, Alang Laweh ini ditangkap ketika sedang bekerja sebagai juru parkir di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Padang Selatan. Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita barang bukti linggis yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

Diketahui perbuatan yang menjerat pelaku ini terjadi Rabu (9/9) yang lalu di Jalan MH Thamrin di Hotel Grand Zury Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan. Korban berinisial M dianiaya oleh pelaku dengan mengunakan linggis, sehingga kepala korban bocor dan bahkan korban pun sempat koma di rumah sakit.

Menindaklanjuti laporan penganiayaan pada tanggal 9 September 2020, Polisi langsung bergerak, karena korban mengenali pelaku. Beberapa kali dilakukan pengerebekan terhadap pelaku di kediamannya, tetapi pelaku berhasil lolos dari dan malahan kabur ke luar daerah.

Namun nasib sial dialami pelaku ketika pulang ke Padang, karena mengira kasusnya sudah aman dan pelaku kembali menjadi juru parkir di kawasan MH Thamrin. Mendapat informasi pelaku berada di Kota Padang Polisi langsung bergerak dan menangkap pelaku.

AKP Ridwan Kapolsek Padang Selatan mengatakan, pelaku menganiaya korban dengan menggunakan linggis, korban mengalami luka di bagian kepala, sehingga dilarikan ke rumah sakit. Pihak keluarga yang tak terima atas perbuatan pelaku, langsung melaporkan ke Polsek Padang Selatan.

“Pelaku terkenal licin karena sempat kabur beberapa kali ketika kita menggerebek rumahnya dan tempat nongkrongnya. Setelah itu, pelaku kabur ke luar daerah, sehingga kita kehilangan pelaku. Tapi, beberapa bulan kabur, pelaku bisa kita tangkap setelah kembali ke Padang,” ujarnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional