Close

Jurnalis Sawahlunto Peduli Bencana

PWRI Sawahlunto Peduli bencana -- zeki satria
kumpulkan sumbangan— PWRI Cabang Sawahlunto menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana yang terjadi di Sumbar. Bantuan dikumpulkan di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), Kecamatan Lembah Segar, Selasa (16/2).

SAWAHLUNTO, METRO–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Sawahlunto nan terdiri dari jurnalis dari beragam media massa yang ada di Sawahlunto menggalang dana bantuan bencana alam. Mereka beraksi di depan Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), Kecamatan Lembah Segar, Selasa (16/2).

Di depan posko tersebut, Ketua PWRI Sawahlunto Anto Ula mengungkapkan, akan melaksanakan penggalangan dana ini dalam waktu tiga hari atau lebih. ”Kami memilih tempat di GPK ini karena dirasa tempat ini akan lebih dapat mencuri perhatian masyarakat. Terletak di pusat kota,” ucapnya kepada POSMETRO.

Dalam kegiatan ini, katanya, tidak hanya akan menggerakkan semua yang tergabung dalam anggota PWRI. Tapi dia menargetkan pada semua yang merasa dirinya peduli akan fakta sosial dan tentunya pada para wartawan daerah Sawahlunto.

Dia mengatakan, akan mengumpulkan sejumlah bantuan dalam bentuk makanan, pakaian, masker dan tentunya uang tunai. ”Seperti yang telah kita lakukan sebelumnya. Cukup banyak dana yang kami kumpulkan saat menggerakkan kegiatan mulia ini. Masyarakat Sawahlunto biasanya sangat antusias dalam menyumbangkan sebagian yang mereka miliki,” ujarnya.

Dia melihat, jiwa sosial orang Sawahlunto ini memang sangat kental. Untuk itu, tinggal membuat suatu wadah penampung yang akan menyalurkan keinginan sosial mereka. ”Seperti yang kita lakukan sekarang ini,” sebutnya.

Dalam perencanaanya, pada hari ketiga, mereka tidak hanya akan duduk menunggu di posko saja. Melainkan akan melakukan lanjutan kegiatan dengan turun ke lapangan atau menjalankan kotak penampung sumbangan pada semua kantor yang ada di Sawahlunto.

Semoga, katanya, gerakan ini dapat didukung penuh oleh pemerintah atau instansi terkait lain. Karena ini adalah satu rasa perhatian kita pada masyarakat Sumatera Barat yang terkena bencana baru-baru ini. Seperti di Sijunjung, Solsel, Pasaman, Limapuluh Kota dan lainnya.

”Dan juga saya berharap kegiatan ini akan menjadi contoh bagi generasi penerus dalam melanjutkan kehidupannya mendatang. Saat mereka melihat ada saudara mereka yang terkena musibah semoga hati mereka akan tergerak dalam mencari jalan keluar untuk menolong dalam bentuk apapun,” tukasnya. (cr5)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top