Close

Jumlah Pengangguran Naik 13 Persen, Pandemi Perusahaan Pilih PHK Karyawan

Medi Iswandi, Kepala (Bappeda) Kota Padang

AIA PACAH, METRO
Angka pengangguran sepanjang tahun 2020 lalu di Kota Padang meningkat dari angka 8,6 persen menjadi 13 persen. Banyaknya angka pengangguran karena berbagai sektor usaha terganggu akibat pandemi Covid-19.

“Banyak terjadi pemangkasan karyawan dengan pemberlakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sejumlah perusahaan,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang, Medi Iswandi.

Selama pandemi, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang, angka pengangguran naik dari 8,6 persen menjadi 13 persen.

Medi menilai, seharusnya, angka pengangguran yang cukup tinggi itu berbanding lurus dengan tingkat kemiskinan. Namun kenyataannya, data dari BPS, angka kemiskinan justru turun.

“Angka kemiskinan sebesar 4,48 persen justru turun 0,08 persen. BPS mencatat angka kemiskinan di Padang menjadi 4,4 persen di tahun 2020,” tandasnya.

Medi menjelaskan, penyebab turunnya angka kemiskinan di Padang karena selama masa pandemi, karena peran lembaga zakat dan orang-orang yang mampu yang membantu orang kurang mampu atau yang terdampak dari pandmei Covid-19.

“Budaya gotong royong masyarakat yang saling membantu. Banyak Lembaga Amil Zakat yang turun membantu masyarakat, kemudian Bansos pusat, provinsi dan kota yang menjaga supaya masyarakat jangan kesulitan bahan pangan karena berhenti bekerja,” kata Medi. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top