Menu

Jumlah Kasus Covid-19 mulai Melandai, Warga Berharap Taman RTH Logas Muaro Sijunjung Dibuka

  Dibaca : 88 kali
Jumlah Kasus Covid-19 mulai Melandai, Warga Berharap Taman RTH Logas Muaro Sijunjung Dibuka
TINJAU OBJEK WISATA RTH LOGAS— Bupati Sijunjung Benny Dwifa Y bersama Kapolres AKBP Muhammad Ihkwan Lazuardi dan Kepala Kesbangpol David Rinaldo meninjau langsung Taman RTH Logas untuk dibuka kembali.

Sijunjung,metro–Taman ruang terbuka hijau (RTH) Logas, Muaro Sijunjung kembali dibuka. Taman yang terletak di pusat Kabupaten Sijunjung itu sempat ditutup akibat dampak dari penyebaran Covid-19. Para pe­dagang di sekitaran ta­man pun terdampak, mem­buat perekonomian terus melemah.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa memutuskan untuk kembali membuka Taman RTH Logas, setelah memperhatikan perkembangan kasus Covid di Sijunjung yang sudah mulai melandai. “Banyak aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah daerah agar ta­man ini bisa dibuka kem­bali, dengan alasan pe­rekonomian,” tutur Benny.

Sebelumnya, Bupati Sijunjung bersama Kapolres AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi SIK MH, Sekda Zefnihan beserta jajaran OPD berdialog dengan masyarakat dan pedagang di Taman RTH Logas, meminta komitmen agar selalu memperhatikan Prokes jika taman kembali dibuka.

Hadirnya Taman RTH Logas memang menjadi magnet bagi masyarakat untuk berkunjung. Para pedagang pun merasakan manfaatnya karena perputaran jual beli yang lebih bersemangat. Namun, semenjak ditutup karena pandemi Covid-19, tidak sedikit pedagang yang memilih un­tuk berhenti berjualan. Hal yang de­mikian menja­dikan per­e­ko­nomian ma­sya­­rakat semakin terpuruk ke titik nadir.

“Meski begitu, selain memperhatikan kondisi Covid-19, kita juga meminta komitmen kepada pedagang dan masya­rakat agar penerapan Prokes lebih diperhatikan. Kita sudah kunjungi dan berdialog langsung dengan pedagang di sekitar taman, kita akan buka kembali dengan catatan Prokes harus diterapkan,” terang Benny.

Tak ayal, Sabtu (11/9) kemarin, suasana taman RTH Logas kembali bergairah. Kedap-kedip lampu taman diiringi tarian air mancur menarik perha­tian masyarakat yang tengah berkunjung ke taman tersebut. Para pedagang kembali berjualan dan ekonomi mulai perlahan berputar.

“Ini masa percobaan, sekarang kita coba untuk buka di akhir pekan. Kemudian akan dievaluasi, kalau Prokes tidak diterapkan kita akan tutup kem­bali, jangan sampai ini ma­lah memicu munculnya kluster penyebaran yang baru. Tujuan kita perekonomian masya­ra­kat,” ungkap Benny.

Sementara, Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi me­nga­takan, bahwa perha­tian dan pengawasan terhadap Prokes agar lebih digencarkan. Terutama setelah taman dibuka, maka pengunjung diwanti-wanti jangan pernah mengabaikan Prokes. “Pe­nga­wasan serta evaluasi ha­rus dilakukan, petugas yang mengawasi Prokes harus ada di lokasi. Ini bertujuan untuk mendorong perekonomian masya­ra­kat, jangan sampai menjadi lokasi penyebaran baru,” tambah Kapolres. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional