Menu

Jual Tuak, Nenek-Nenek Dimejahijaukan

  Dibaca : 1583 kali
Jual Tuak, Nenek-Nenek Dimejahijaukan
BERBINCANG— Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono berbincang dengan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Rumah Sehat Covid-19 di Kampus II FIK UNP, melalui video call.
Tuak

Tuak

PADANGPANJANG, METRO–Tidak jera-jera menjual tuak, nenek Ester Tamba (59), warga Kelurahan Silaing Bawah, Padangpanjang Barat, akhirnya dimejahijaukan. Keputusan menyeret sang nenek ke meja hijau karena berulangkali dia digerebek dengan bukti puluhan liter tuak. Terakhir, penggerebekan dilakukan Rabu( 28/10).

Kasi Ops Pol PP Padangpanjang David Nover Martin mengungkapkan, penggerebekan berawal ketika adanya laporan masyarakat terkait adanya peredaran minum keras jenis tuak disalahsatu rumah warga di Kelurahan Silaing Bawah.  Menyikapi laporan tersebut pihaknya langsung turun ke lokasi untuk memastikan informasi warga terkait peredaran miras tuak.

“Setelah memastikan adanya peredaran tuak. Kami langsung menemui pedagang. Saat dimintai ketrangan pemilik tetap berkilah tidak menyimpan miras tuak dikediamannya. Ya, kami terpaksa melakukan penggeledahan dan menemukan tuak sebanyak satu ember yang di sembunyikan dalam dapur,” tegas Davis Nover Martin yang langsung menahkodai penggerebekan.

Setelah menemukan miras tuak di dalam rumah Este Tamba, lebih lanjut David,  penggerbekan terus berlanjut ke bagian belakang rumah. Pasalnya, adanya indikasi penyimpanan miras tuak di lokasi aman di luar rumah agar tidak terdeteksi oleh petugas.

”Kita melanjutkan pencarian ke kebun Jagung yang terdapat di belakang rumah Este Tamba. Ya, di dalam kebun kita kembali menemukan satu jerigen besar  milik Este yang ditimbun dalam kebun, “ jelas David.

Tindakan tegas bagi pedagang tuak yang membandel mesti dilakukan karena bertendangan dengan Perda Nomor 9 Tahun 2010. “Kita akan terus kembangkan kasus ini hingga dimeja hijau. Este Tamba merupakan pedagang yang sudah karatan mengedarkan tuak. Untuk kasus ini, pedagang terancam maksimal 3 bulan kurungan dan denda Rp10 juta,” ujar David. (a)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional