Menu

Jual Togel, Kakek dan Nenek Ditangkap

  Dibaca : 782 kali
Jual Togel, Kakek dan Nenek Ditangkap
JUDI TOGEL— Dua orang berusia lanjut Nir dan Ramli ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Padang karena kedapatan menjual nomor Togel.

PADANG, METRO
Meski sudah berusia lanjut, wanita bernama Nir (59) dan pria bernama Ramli (64) masih saja nekat menjalankan bisnis haram penjualan nomor judi toto gelap alias togel. Keduanya pun ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang di dua lokasi berbeda, Senin (14/12).

Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku Nir warga Kuranji yang berstatus ibu rumah tangga (IRT) di Pasar Raya Padang, sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku kepergok oleh petugas sesudah menerima uang pasangan nomor togel dari pelanggannya.

Saat dilakukan penggeledahan, dari tangan pelaku, ditemukan barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp374 ribu hasil penjualan nomor togel, 2 unit handphone (Hp) merk nokia warna hitam dan biru dan kertas putih isi rekapan angka togel. Pelakupun langsung dibawa ke Polresta Padang untuk dimintai keterangan.

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 23.00 WIB, petugas kembali mendapat informasi kalau masih ada pelaku lain yang menjual nomor togel secara terang –terangan dan biasa mangkal di tepi jalan Bagindo Aziz Chan, Kelurahan Alang laweh, Kecamatan Padang Selatan.

Petugas pun langsung bergerak ke lokasi dan mendapati pelaku Ramli sedang merekap angka-angka togel ke dalam Hp-nya. Saat itu juga, pelaku Ramli diamankan dan ditemukan barang bukti uang tunai Rp210 ribu yang merupakan hasil dari pembelian nomor togel oleh pelanggan-pelanggannya.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, pihaknya memang sedang fokus dalam pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) yang salah satunya adalah kasus perjudian. Dalam operasi yang dilaksanakan, pihaknya menangkap dua pelaku penjual togel.

“Kedua pelaku ini sudah lanjut usia. Satu berjenis kelamin perempuan dan satu lagi laki-laki. Untuk yang perempuan, diketahui menjual nomor togel untuk wilayah Pasar Raya Padang, sedangkan yang laki-laki mangkal di pinggir jalan Bagindo Aziz Chan menunggu pelanggannya,” kata Kompol Rico, Selasa (15/12).

Dijelaskan Kompol Rico, kedua pelaku memang sudah memiliki pelanggan tetap dengan rata-rata omsetnya ratusan ribu setiap hari. Saat ini pihaknya pun masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan judi togel yang dilakoni kedua pelaku.

“Kemana uang disetor dan sistemnya bagaimana, itu masih kita dalami dan kembangkan. Kalau ada bandarnya, kita akan tangkap. Dari tangan pelaku berhasil diamankan rekap angka angka dan uang hasil penjualan togel. Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan sudah kita tahan,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional