Close

Jual Anak di Bawah Umur, 3 Mucikari Prostitusi Online Ditetapkan Tersangka

INTEROGASI— Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda menginterogasi tiga mucikari prostitusi online yang ditetapkan tesangka menjual anak di bawah umur.

PADANG, METRO
Tiga dari 12 remaja yang diamankan jajaran Polsek Padang selatan setelah melakukan penggerebekan di salah satu hotel di Kota Padang, Jumat (27/3) lalu, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus perdagangan anak (eksploitasi) yang dijadikan sebagai budak sex untuk pria hidung belang melalui aplikasi online Michat.

Ketiganya ditetapkan menjadi tersangka setelah dilakukannya pemeriksaan secara meraton oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Padang yang kemudian langsung melakukan penahanan di sel tahanan Polresta Padang. Dari hasil pemeriksaan, ketiga remaja laki-laki yang berstatus tersangka itu berperan mencarikan pelanggan melalui online.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengatakan, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu bernesial AM (20) warga Padang Timur, YOP (18) warga Padang Timur dan TRS (20) warga Kuranji.

“Ketiganya merupakan pria yang bertugas sebagai pencari tamu kepada enam remaja perempuan yang berhasil diamankan di kamar hotel yang ada di Kelurahan Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan,” kata Kombes Pol Yumar, Sabtu (28/3).

Dijelaskan Kombes Pol Yulmar, di Hotel tersebut para korban dijadikan budak sek dan sekali kencan korban dibayar Rp 300 ribu hinggaa Rp 500 ribu. Dari hasil penjualan itu, ketiga pria yang berperan sebagai mucikari kemudian mendapatkan bagian.

“Korban-korban itu sengaja diinapkan dihotel tersebut dan langsung diambil dua kamar sekaligus oleh para pelaku, kamar -kamar itu sebagai tempat mereka melayani lelaki hidung belang. Yang mengatur pelanggan, ketiga mucikari termasuk transaksi,”ungkap Kombes Pol Yulmar.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda menjelaskan, untuk para korban dan saksi dilakukan wajib lapor, sedangkan tiga orang tersangka langsung dijebloskan ke penjara.

“Ketiga pelaku dijerat dengan pasal 88 Jo pasal 76 I Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun penjara, “ujarnya.

Sebelumnya, mendapati anaknya yang sudah sekitar tiga minggu tidak pulang ke rumah, FW (50), warga Gaung, Kecamatan Padang Selatan melaporkan hal tersebut ke pihak Polsek Padang Selatan, Jumat (27/3). Dia mengetahui, anaknya berada di sebuah hotel di Kota Padang.

“Sekitar pukul 10.00 WIB, warga tersebut datang dan melaporkan anaknya tidak pulang ke rumah selama tiga minggu. FW mengatakan, dia mengetahui anaknya berada di Hotel Bunda yang berada di Kelurahan Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan,” ujar Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan, kemarin.

Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan bersama anggotanya langsung melakukan pengecekan ke hotel yang diinformasikan oleh FW tersebut.

“Sesampai di hotel ternyata benar ditemukan di dalam dua buah kamar yakni kamar 111 dan 112, 12 orang yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 6 orang perempuan yang salah satunya merupakan anak dari pelapor,” ungkap Ridwan.

6 orang pria yaitu AR (18), R (17), TRS (20), AWA (18), YOP (18), serta AM (20). Sementara 6 orang perempuan yang di temukan di kamar hotel tersebut yaitu, SYM (15), ZD (15), SYP (19), SM (15), MR (15), dan W (16).

“Setelah dimintai keterangan, 12 orang remaja yang beberapa di antaranya masih di bawah umur tersebut diduga melakukan tindak pidana praktek prostitusi anak di bawah umur lewat media sosial Michat,”ungkap Ridwan.

Setelah mengamankan ke-12 orang tersebut, Polsek Padang Selatan langsung membawa mereka ke Mapolresta Padang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Padang. “Kasus ini telah diserahkan ke Unit PPA Polresta Padang untuk diungkap lebih lanjut,” ucap Ridwan. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top