Close

Jorong Sitapuang Gadang, Kampung Bersejarah

SAMBUTAN—Wabup Richi Aprian saat memberikan sambutan di hadapan masyarakat Salimpaung.

TANAHDATAR, METRO–Jorong Sitapuang Ga­dang Nagari Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung merupakan kampung bersejarah, walau jauh dari keramaian namun di kampung itulah pernah dikendalikan pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Datar pada tahun 1948 s/d 1949.

“Di Jorong Sitapuang Gadang inilah Kantor Bupati Tanah Datar pertama kalinya, disinilah pernah dikendalikan pusat perintahan Kabupaten Tanah Datar di bawah kepemim­pinan Bupati Sidi Bhakaruddin di kala itu, dan sejarah ini harus dihidupkan kem­bali agar anak cucu pe­ne­rus negara ini tahu, ibaratnya jas merah atau sejarah per­juangan bangsa,” ucap tokoh perantau dan pemerhati kampung halaman ini, Ibuk Rahmi.

Hal itu diungkapkannya di hadapan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH, MH, Wakil Ketua DPRD Anton Yondra, Anggota DPRD Nurhamdi Zahari dan Surva Hutri, Camat Salimpaung Heru Rahman dan Wali Nagari se Kecamatan Salimpaung, Selasa (11/01).

Pada kesempatan itu Rahmi minta kepada pemerintah daerah untuk dapat memperhatikan daerah yang boleh dikatakan terpencil dikelilingi areal perbukitan dan tidak memiliki jalan tembus tersebut.

“Saat ini tugu sudah ada yang dibangun pada tahun 2016 yang lalu saat ini masyarakat secara swa­daya bergotong royong membangun kembali replika rumah kediaman sekaligus pengendalian pemerintahan Tanah Datar dikala itu,” ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Anton Yondra yang turut hadir dalam kesempatan itu menyampaikan turut mendukung keinginan masya­ra­kat Jorong Sitapuang Gadang tersebut dan mengajak semua unsur untuk mendukung dan memperjuangkan aspirasi masya­ra­kat itu.

“Mari kito bahu membahu membangun kampung halaman ini, dan terima kasih para perantau yang telah peduli kampung halaman, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, niniak mamak yang bersemangat turut saya apresiasi,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH, MH menyampaikan apresiasi kepada masya­rakat yang terus kompak bergotong-royong, berat sama dipikul ringan sama dijinjing, semangat kegotong-royongan yang terus dipupuk untuk membangun kampung halaman.

“Saya sampaikan ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi terkait rencana pembangunan jalan lingkar yang mana sebelumnya telah dimulai pembangunannya pada pemerintahan terdahulu dan selanjutnya kita akan carikan cara untuk penyelesaiannya,”ucap Wabup. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top