Menu

Joinerri Kahar Sebut Uang Posko Mahyeldi-Audy bukan dari Alfiadi

  Dibaca : 234 kali
Joinerri Kahar Sebut Uang Posko Mahyeldi-Audy bukan dari Alfiadi
Joinerri Kahar memberikan keterangan di Bawaslu Sumbar terkait polemik netralitas ASN di Padang, Senin (7/12).

PADANG, METRO–Ayahanda calon wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi, Joinerri Kahar atau Joy Kahar mengatakan, uang sewa posko pemenangan Paslon Gubernur Sumbar nomor urut 4 (Mahyeldi-Audy) sebesar Rp150 juta merupakan uang miliknya.

Sebelumnya Mahyeldi-Audy dilaporan ke Bawaslu Sumbar terkait dugaan pelanggaran pemilu tetang netralitas ASN, dimana uang sewa gedung untuk operasional dan posko pemenangan merupakan uang transferan dari Alfiadi ke Muharamsyah (pemilik gedung) sebesar Rp150 juta.

Terkait polemik netralitas ASN dan posko pemenangan Mahyeldi-Audy, Joy Kahar diperiksa Bawaslu selama satu jam dengan 41 pertanyaan.

Sementara, Alfiadi merupakan ASN yang menjabat sebagai Kepala Kantor Satpol PP kota padang yang merupakan bawahan dari Mahyeldi Ansharullah yang tengah menjabat sebagai Walikota Padang.

“Terkait posko di Ayani 1B, yang beredar kan begini. Pak Alfiadi mengirim uang ke Pak Muharamsyah sebesar Rp150 juta, dari mana uang itu! Ada yang yang Tu ndak! Jadi belum apa-apa udah disampiakan yang tidak benar. Uang itu berasal dari Ambo (saya),” ucap Joy Kahar usai memberikan keterangan ke Bawaslu pada Senin (7/12) di Padang.

Joy Kahar menceritakan perihal uang sewa gedung tersebut dikirim ke Alfriadi pada tanggal 26 Mei 2020 untuk menyelesaikan uang sewa gedung tersebut. Joy Kahar mengirim ke Alfriadi karena masih dalam masa PSBB, sehingga dirinya tidak dapat untuk terbang langsung ke Padang karena penerbangan ditiadakan.

“Saya mintak tolong ke Pak Afriadi karena saya kenal dengan beliau, dan besoknya uang sewa tersebut langsung diterima Pak Muharamsyah, dan itu yang beredar,” sesal Joy Kahar.

“Sebenarnya gedung itu disewa sejak bulan Februari. Empat bulan pertama, Ambo (Saya) sewa gedung tersebut diperuntukkan untuk membangun usaha Stemm Cell seperti usaha Pak Muharamsyah, tapi ternyata kan Covid-19 dan berhenti, Saya lanjutkan delapan bulan untuk warung kopi dan sekalian di jadikan tempat Posko. Jadi uang tersebut bukan uang Pak Alfiadi, tapi uang dari Saya,” ungkap Joy kahar. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional