Close

”JKN-KIS Menjamin Kelangsungan Kesehatan Kita dan Keluarga”

Supardi, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Ketua DPRD Provinsi Su­matera Barat, Supardi, me­ngajak kepada seluruh ma­syarakat di Sumatera Barat untuk selalu berperan aktif mensukseskan program pemerintah dalam hal BPJS Kesehatan. Karena, sangat berguna bagi kita dalam rangka menjamin kelangsungan kesehatan kita dan keluarga.

Apalagi dengan kondisi pendemi saat ini banyak hal yang tidak kita duga sewaktu-waktu akan terjadi, maka BPJS Kesehatan salah satu alternatif untuk meringankan beban kita dari sektor kesehatan. Sekali lagi, kita me­ngajak kepada masyarakat untuk bisa berperan aktif dan selalu mengaktifkan BPJS Kesehatan yang sudah diprogram pemerintah kita.
Dengan memiliki kartu JKN-KIS disampaikan Supardi, masyarakat tidak perlu khawatir memikirkan besarnya biaya kesehatan di rumah sakit atau klinik kesehatan, karena semuanya sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan. Masyarakat, pintanya cukup menjadi peserta BPJS Kesehatan dan tidak menunggak membayar iuran setiap bulannya terutama bagi pesertamandiri.
Supardi juga mengingatkan bagi masyarakat yang belum tercaver program JKN-KIS untuk secepatnya mendaftar program BPJS Kesehatan, sehingga saat terjadi sakit, tidak perlu cemas untuk datang berobat kerumah sakit atau klinik kesehatan. Sebab, banyak orang yang takut untuk pergi berobat kerumah sakit karena tidak punya biaya. Apalagi, kesehatan itu mahal, dan jika tidak dipersiapkan, bisa-bisa membuat orang jatuh miskin.

Dikatakan Supardi, ma­syarakat tidak perlu khawatir terhadap pelayanan yang diberikan fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit, klinik dan fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, karena semua­nya sudah memiliki standar pelayanan masing-masing dan tidak membeda-bedakan pasien peserta BPJS Kesehatan dengan yang bukan peserta program JKN-KIS.

Sebab, masyarakat membayar iuran BPJS Kesehatan, baik yang peserta penerima iuaran dari pemerintah atau peserta mandiri. “Kita berharap kepada unit pelayanan dan BPJS Kesehatan sen­diri untuk bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat kita. Karena bagaimanapun kalau mereka sakit tentu butuh perhatian cukup besar terutama dari segi pembiayaan. Jangan karena kelalaian kita di­ting­kat stekholder masya­rakat kita merasa tidak nyaman dengan mitra mereka BPJS Kesehatan,” sebut Supardi.

Dia berharap, peningkatan pelayanan difasilitas ke­sehatan baik ditingkat pertama maupun rujukan dapat menjadi faktor yang menambah keyakinan masyarakat untuk bergabung menjadi peserta program JKN-KIS. Berbagai keluhan pelayanan yang disampaikan pasien harus menjadi evaluasi bagi penyelenggara jaminan so­sial dan fasilitas kesehatan, untuk memberikan palayanan yang maksimal.

Yang menggembirakan, saat ini sebahagian besar masyarakat Sumatera Barat sudah tercaver program JKN-KIS, bahkan untuk Kota Payakumbuh dibawa wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, capaian kepesertaannya sudah diangka 88,37 persen. Itu arti­nya, tinggal 11,33 persen lagi warga Payakumbuh yang belum tercaver program JKN-KIS. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top