Menu

”Jika Bapedalda dan DKK Lamban, Ganti Saja Kadisnya”

  Dibaca : 1476 kali
”Jika Bapedalda dan DKK Lamban, Ganti Saja Kadisnya”
BERBINCANG— Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono berbincang dengan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Rumah Sehat Covid-19 di Kampus II FIK UNP, melalui video call.
Senam di depan kantor gubernur - web

Sejumlah PNS Pemprov Sumbar masih melakukan senam akhir pekan lalu, meski kabut asap menebal. Sebagian memakai masker.

SAWAHAN , METRO–DPRD Padang mengkritisi ungkapan kekesalan Wali Kota Padang Mahyeldi Dt Marajo melalui media massa terhadap lambannya kinerja dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Bapedalda dan Dinas Kesehatan Kota (DKK) dalam memberikan informasi dan penanggulangan kabut asap yang menyerang Kota Padang.

Ketua Fraksi PAN DPRD Faisal Nasir mengungkapkan, jika memang wako menilai mereka lamban, silahkan diganti saja dengan kepala dinas yang lebih cepat. ”Ini berarti kepala dinas tersebut tidak memiliki kompetensi. Namun kita juga tidak boleh sepenuhnya menyalahkan SKPD, karena apakah wako sudah menginstrusikan kepada mereka terkait penanggulangan asap,” kata Faisal Nasir kepada POSMETRO, Jumat (9/10).

Kemudian, apakah wako juga sudah mengimbau kepada warga agar waspada terhadap asap. Sekarang, apakah informasi ini sudah diketahui warga, racun apa saja yang terkandung di dalam asap tersebut. Jika ada instruksi tentu SKPD ini akan bergerak cepat dalam pemberian informasi dan penanganan asap,” ujarnya.

Selanjutnya, lebih baik wako memanggil SKPD tersebut dan menanyakan tindakan seperti apa yang sudah diambil oleh SKPD tersebut. Anggota DPRD dari Fraksi PPP Maidestal Hari Mahesa, mengatakan ungkapan dari wako menjadi tamparan keras bagi para kepala SKPD tersebut. Karena kinerja mereka dinilai lalai oleh wako.

”Sebenarnya tidak etis jika wako mengungkapkan hal tersebut melalui media. Akan lebih bijak jika wako memanggil SKPD tersebut dan dilakukan evaluasi terhadap kinerja mereka,” ucap Esa.

Namun, tidak harus selalu SKPD yang memberikan laporan terkait asap. Jika memang wako memiliki inisiatif sendiri untuk menanyakan upaya penanggulangan asap ini juga tidak masalah sepertinya. ”Ini tidak sepenuhnya kesalahan SKPD, wako kan memiliki pembantu yaitu, asisten dan sekda. Seharusnya mereka juga merespon terkait kondisi kabut asap saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, perlu diadakan evaluasi terhadap pembantu wako yaitu Asisten I, II, III dan sekda. ”Mungkin mereka sudah jenuh berada di posisi tersebut sehingga dalam permasalahan kabut asap ini mereka tetap tenang tak bergeming,” tutup Maidestal.

Dipertanyakan

Sementara itu, Maidestal Hari Mahesa juga menyangkan ucapan Wali Kota Mahyeldi yang menyebutkan kondisi kabut asap saat ini belum berbahaya dan tidak meliburkan anak sekolah. Ia menilai wako sepertinya tidak pernah turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga.

”Mungkin wako sebagian besar harinya berada di dalam ruangan atau di mobil. Mungkin juga terlalu banyak menghadiri kegiatan-kegiatan. Sehingga tidak merasakan dampak kabut asap seperti yang dirasakan oleh anak-anak kita di sekolah,” kata Maidestal.

Menurut Esa, status kabut asap di Padang sudah berbahaya. Sudah banyak orang tua siswa yang mengeluhkan hal ini, apalagi bagi anak yang menderita penyakit asma. ”Apa perlu jatuh korban meninggal dahulu baru anak- anak tersebut diliburkan. Akan sangat bagus jika saat ini diliburkan saja karena jika terjadi apa-apa disekolah nanti siapa yang akan tanggung jawab. Akan sangat bagus jika tanggungjawab menjaga anak dikembalikan kepada orangtua saja,” ucapnya.

Ia juga menyebut, fisik orang dewasa dengan anak-anak tidak sama dalam menghadapi serangan kabut asap. ”Ini tentu jelas berbeda, apalagi jika anak di sekolah yang bukan merupakan ruang ber-AC. ”Tentu udara yang tidak sehat ini yang aka dihirup oleh anak-anak kita. Seharusnya wako sudah meliburkan siswa. Pembagian masker kepada siswa bukanlah sebuah jalan keluar dari permasalahan ini. Akan lebih baik diminta kepada para orang tua untuk menjaga anak-anaknya,” pungkas Esa. (o)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional