Close

Jembatan Siti Nurbaya Disulap jadi Tempat Hits bagi Anak Muda

NONGKRONG ASYIK— Wali Kota Padang Hendri Septa, Ustaz Derry Sulaiman, serta Andrinof Chaniago dalam kegiatan “Ngobrol Perkara Iman” (Ngopi) di bawah Jembatan Siti Nurbaya, Senin (7/3) malam.

BATANG ARAU, METRO–Kota Padang punya tempat nong­krong yang asyik bagi siapa saja. Salah satunya di kawasan Jembatan Siti Nurbaya. Selain menyuguhkan aneka kuliner menarik, pengunjung juga bakal dimanjakan dengan keindahan sekitar.

Agar kawasan Jemba­tan Siti Nurbaya menjadi tempat paling hits, Pemerintah Kota Padang menggelar kegiatan menarik pada Senin (7/3). Kegiatan bertajuk “Ngobrol Perkara Iman” (Ngopi) digelar tepat di bawah Jembatan Siti Nurbaya. Tak tanggung-tanggung, tiga tamu penting hadir dalam acara yang digelar pada pukul 20.00 WIB.

Ketiga tamu yang hadir malam itu yakni Wali Kota Padang Hendri Septa, Ustaz Derry Sulaiman, serta Andrinof Chaniago. Ketiganya saling ngobrol tentang keimanan serta kemajuan pariwisata.

Menariknya, di sekitar lokasi acara, sejumlah pe­da­gang “manjojoan galehnya” (berjualan). Mulai dari jagung bakar, pisang ba­kar, langkitang, kerupuk kuah, hingga kuliner lainnya khas Kota Padang. Seluruh pengunjung tumpah ruah di lokasi acara sambil menikmati kuliner khas.

“Kita ingin menghibur pengunjung di sini serta meningkatkan wisatawan di bawah Jembatan Siti Nurbaya,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa saat diwawancarai.

Hendri Septa berharap, kawasan Jembatan Siti Nur­baya menjadi lokasi yang hits dan selalu dikunjungi wisatawan. Terutama bagi kawula muda yang ingin menunjukkan talenta dirinya.

“Saya berharap kegiatan ini bukan di malam ini saja, kalau bisa terus berlanjut, karena di sini merupakan tempat anak muda Padang serta masyarakat sambil memperlihatkan talenta mereka di bidang seni budaya, seni musik, seni suara,” katanya.

Malam itu, Wali Kota Padang bersama Ustaz Derry Sulaiman bermusik dalam satu panggung. Ke­duanya menghibur pengunjung dengan lantunan lagu yang mereka mainkan. Ustadz Derry Sulaiman menyampaikan pesan agama kepada pengunjung. Sedangkan mantan Kepala Bappenas Andrinof Chaniago ikut ngobrol tentang kepariwisataan. Lelaki urang awak itu berada selama beberapa hari di Padang untuk melihat gedung cagar budaya di Indarung.

“Ini merupakan momen baik, semua dapat berkumpul di sini,” tutup Wali Kota Padang.

Ngejam Bareng Ustaz Derry Sulaiman

Di sisi lain, dalam kegiatan itu, Wali Kota Padang Hendri Septa bersama Ustaz Derry Sulaiman, bermain musik dalam satu panggung di ajang “Ngobrol Perkara Iman” (Ngopi) di bawah Jembatan Siti Nurbaya.

Keduanya memainkan musik religi dengan nuansa pop. Sejumlah lagu dibawakan selama dua jam lebih. Mereka berbaur bersama penonton yang notabene anak muda Kota Padang.

“Sungguh senang bisa satu panggung dengan Ustadz Derry Sulaiman,” ujar Wako usai bermusik di ajang “Ngobrol Perkara Iman” (Ngopi).

Seperti diketahui, Wali Kota Padang Hendri Septa dulunya merupakan musisi Kota Padang. Hendri Septa adalah drummer grup band cadas “Equator”. Grup band trash metal itu sempat menanjak kariernya di era tahun 1997 hingga tahun 2000-an.

Sedangkan Ustaz Derry Sulaiman dulunya merupakan gitaris grup band cadas. Grup band “Betrayer” yang mengusung aliran trash metal itu mampu dibawanya berkibar di pen­tas nasional. Lagu berjudul “Bendera Kuning” tidak asing lagi di telinga para musisi underground.

Kini kedua mantan musisi sesama aliran musik itu saling bertemu di bawah Jembatan Siti Nurbaya. Keduanya tidak lagi membawakan lagu cadas, akan tetapi membawakan lagu-lagu religi. Wali Kota Pa­dang Hendri Septa menabuh drum, mengiringi lagu-lagu religi ciptaan Ustaz Derry Sulaiman.

Tercatat sebelas lagu dibawakan untuk menghibur penonton yang tumpah ruah di bawah Jembatan Siti Nurbaya. Lagu berjudul “DSAS” yang sudah familiar di tengah pendengar musik dibawakan secara koor.

Ustaz Derry Sulaiman menyebut bahwa dakwah bukanlah profesi. Akan tetapi setiap orang dapar berdakwah melalui profesinya. “Saya memilih berdakwah dengan bermusik karena tidak semua orang suka diceramahi,” tutup lelaki Minang kelahiran Saniang Baka itu. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top