Menu

Jembatan Kayu Nemnem Leleu Ambruk, Pikap Muatan Sembako Maraok masuk Sungai

  Dibaca : 178 kali
Jembatan Kayu Nemnem Leleu Ambruk, Pikap Muatan Sembako Maraok masuk Sungai
PERBAIKAN— Jembatan di Desa Nemnem Leleu, Kecamatan Sipora Selatan sedang dilakukan perbaikan oleh anggota Koramil 03 Pulau Sipora bersama Personl Polsek Sipora dan masyarakat.

MENTAWAI, METRO
Jembatan Kayu di Desa Nemnem Leleu Kecamatan Sipora Selatan menuju arah Katiet ambruk, dikarenakan tidak kuat menopang beban mobil Pikap Rangger yang bermuatan sembako, kemarin. Alhasil, pikap nahas muatan sembako ini masuk sungai.

Menurut Babinsa Koramil 03/Sipora Serda Subroto mengatakan, jembatan kayu yang rubuh terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dikibatkan karena tidak kuat menopang beban kendaraan mobil Rangger jenis Pikap BA 8543 AQ yang bermuatan sembako.

Mobil Rangger jenis Pikap tersebut milik seorang pedang yang bernama Baduin Purba, Alamat di Sioban, rencana sembako akan dibawa ke Katiet untuk dijual kembali.

“Korban jiwa tidak ada, namun kerugian material diperkirakan sampai ratusan juta rupiah,” sebut Babinramil 03 Serda Subroto.

Babinsa bersama anggota Polsek Sioban dan masyarakat sekitar sampai saat ini masih mengevakuasi kendaraan dan memperbaiki jembatan di Desa Nemnem Leleu.

Serda Subroto berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan seperti biasanya, karena merupakan akses utama menuju Katiet.

Danramil 03/Pulau Sipora bersama Camat Sipora Selatan meninjau pelaksanaan gotong royong pembangunan jembatan yang ambruk beberapa hari lalu di Desa Nemnem Leleu, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten kepulauan Mentawai.

Danramil 03/Pulau Sipora Kapten Inf J.Sihaloho menerangkan, setelah ambruknya jembatan penghubung antar desa saat dilintasi mobil Rangger jenis Pickap milik seorang pedagang sembako B.Purba di Kecamatan Sipora Selatan beberapa hari lalu.

“Sejak kemarin mulai pukul 09:00 WIB warga masyarakat 3 dusun yaitu Dusun Nemnem Leleu Tengah, UItara,dan Selatan, sebanyak 83 orang masyarakat melakukan gotong royong (goro) membangun jembatan yang putus,” ujarnya.

“Material untuk pembangunan jembatan penghubung antar desa ini pengadaannya dibantu secara bergotong royong oleh masyarakat dan para pelaksana proyek di kecamatan Sipora Selatan PT Aditama,” tambah Danramil 03/Pulau Sipora Kapten Inf J Sihaloho.

Adapun material yang diperlukan untuk membangun jembatan itu seperti, batang kelapa bantuan dari masyarakat.

“Sedangkan kayu, balok kecil untuk pengaman kiri kanan jalan dan tonggak tiang utk atap seng dari proyek Takuman PT ADITAMA yang diwakilkan kepada saudara Lubis,” ungkap Danramil 03.

Dikatakan Danramil, mulai pukul 17.00 wib hari ini Kamis, 7 Januari 2021 jalan jembatan sudah dapat di lalui oleh kendaraan roda dua, kecuali roda tiga dan roda empat tidak bisa melewati jembatan tersebut.

“Kapasitas bestek jembatan tidak mampu menahan roda tiga dan mobil roda empat disebabkan faktor materialnya tidak kuat dan hanya bantuan swadaya masyarakat,” tegas Danramil.

Dalam kegiatan kunjungan pelaksanaan Goro Pembagunan Jembatan bersama masyarakat ini yakni, Danramil 03/Pulau Sipora Kapten Inf. J.Sihaloho beserta Babinramil, Personil Polsek Sipora, Camat Sipora Selatan beserta staf. (s)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional