Menu

Jemaah Mencium Bau Tak Sedap, Garin Masjid Ditemukan Tewas di Masjid Babussalam, kabupaten Pasaman Barat

  Dibaca : 517 kali
Jemaah Mencium Bau Tak Sedap, Garin Masjid Ditemukan Tewas di Masjid Babussalam, kabupaten Pasaman Barat
EVAKUASI— Polisi mengevakuasi jasad garin masjid yang ditemukan tewas membusuk di dalam kamarnya di Masjid Babussalam, Nagari Koto baru, Kabupaten Pasaman Barat.

PASBAR,METRO–Seorang garin (marbut) keturunan Pakistan ditemukan dalam kondisi tewas membusuk di dalam kamarnya , Jorong Simpang Tiga, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duom Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Senin (5/7) sekitar pukul 12.00 WIB.

Penemuan mayat itupun sontak membuat warga setempat geger. Apalagi, jasad korban yang diketahui bernama Ismail (50) sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polisi dan tak lama berselang, Polisi tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP lalu mengevakuasi jasad korban.

Kapolsek Pasaman Iptu Rosminarti mengatakan, garin masjid yang ditemukan meninggal itu dipastikan Warga Negara Indonesia (WNI), namun keturunan dari Pakistan. Korban pertama kali ditemukan oleh jemaah masjid yang akan melaksanakan sholat zuhur.

“Awalnya jemaah masjid mencium bau busuk yang berasal dari dalam kamar  garin. Kecurigaan mereka bertambah karena biasanya ketika melaksanakan salat zuhur sering melihat korban membersihkan ruangan masjid. Namun kali ini tidak terlihat dan melihat sandal korban terletak di depan pintu ruangan garin masjid,” kata Iptu Rosminarti.

Karena curiga, ditambahkan Iptu Rosminarti, jemaah kemudian mencoba melihat ke dalam kamar garin masjid, tetapi pintu dalam kondisi terkunci. Jemaah selanjutnya mencoba mengintip ke dalam kamar garin melalui jendela, hingga melihat korban terbaring.

Jemaah berusaha memanggil-manggil nama korban, tetapi tidak direspon. Untuk memastikan kondisi korban, jemaah pun mendobrak pintu kamar garin masjid dan setelah dicek, ternyata korban dalam keadaan sudah meninggal dan membusuk.

“Melihat kejadian tersebut, jemaah masjid segera melaporkannnya kepada Bhabinkamtibmas Nagari Koto Baru, Bripka Wahyul Azizwan dan diteruskan ke Polsek. Setelah dilakukan olah TKP, korban dibawa dengan menggunakan mobil ambulans RSUD Pasaman Barat guna dilakukan visum luar,” katanya.

Dijelaskan Iptu Rosminarti, dari hasil pemeriksaan dan identifikasi, memang tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka aniaya pada tubuh korban. Namun, untuk memastikan penyebab kematian koban, tentu harus dilakukan autopsi, tetapi pihak keluarga menolak.

“Jenazah korban dibawa ke rumah duka setelah adanya surat pernyataan dari keluarga untuk tidak dilakukan autopsi.  Dari keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit,” pungkasnya. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional