Close

Jelang Tes PPPK Guru Tahap II, Komisi X DPR Desak Nadiem dan Panselnas

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda.

JAKARTA, METRO–Jelang pelaksanaan tes PPPK guru tahap II pada November mendatang, Ko­misi X DPR RI kembali mengingatkan Kemendikbudristek soal afirmasi. Menurut Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, afirmasi yang dimaksudkan harus sesuai kesepakatan dalam rapat kerja dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim pada 23 September 2021.

Yang mana skema afirmasinya adalah penuru­nan passing grade dan peningkatan nilai kompetensi teknis. “Saya kurang puas dengan hasil kelulusan tes PPPK guru tahap I yang diwarnai dengan banyak masalah,” kata Syaiful kepada JPNN.com, Rabu (13/10).

Politikus Partai Ke­bang­­kitan Bangsa (PKB) ini menilai dari sisi jumlah kelulusan memang me­ning­kat, yang awalnya 94 ribu menjadi 173.329 o­rang. Namun hasil seleksinya belum mencerminkan sema­ngat memberi afirmasi kepada guru ho­norer.

Syaiful mengaku tadi­nya berharap guru honorer usia 50 tahun ke atas akan diprioritaskan dalam perhitungan kelulusan lapis pertama. Namun ter­nyata mereka ditempatkan di lapis kedua. Padahal penundaan pengumuman kelulusan PPPK guru tahap I dari jadwal awal 24 Se­p­tember menjadi 8 Oktober 2021 diharapkan bisa me­ngakomodir keinginan guru honorer usia 50 tahun ke atas untuk lulus seleksi PPPK.

“Faktanya kan masih ada guru honorer 50 tahun ke atas tidak lulus karena mereka sudah gagal di lapis pertama akibat Panselnas pakai aturan KepmenPAN-RB 1127/2021,” terangnya.

Dia juga heran de­ngan Nadiem Makarim yang selalu mengumbar per­nya­taan ingin me­mu­liakan guru honorer tetapi sema­ngat memberikan afirmasi masih ku­rang.

Turunnya regulasi pe­nye­suaian passing grade PPPK guru 2021 lewat KepmenPAN-RB 1169/2021 bukan karena keinginan murni pemerintah tetapi atas desakan guru honorer dn Komisi X DPR RI.

“Jadi semangat berpihak dan mengafirmasi ma­sih belum full dari peme­rintah,” ucapnya.

Syaiful pun meminta Kemendikbudristek untuk memperjuangkan apa yang sudah menjadi keputusan raker pada 23 September. Komisi X berharap KemenPAN-RB dan BKN mende­ngar betul aspirasi soal afirmasi guru honorer ini. Pada seleksi kompetensi PPPK guru tahap II dan III, Komisi X meminta Panselnas melakukan evaluasi me­nyeluruh agar semangat mengafirmasi guru honorer bisa terlaksana dengan baik.  “Buktikan, semangat memenuhi target satu juta guru honorer menjadi PPPK tidak hanya jadi angin surga,” pungkas Syaiful Huda. (esy/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top