Menu

Jelang Idul Adha, Waspadai Pencurian Ternak

  Dibaca : 448 kali
Jelang Idul Adha, Waspadai Pencurian Ternak
Yulmar Try Himawan

M YAMIN PADANG, METRO
Polresta Padang mengimbau warga untuk mewaspadai aksi pencurian ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah yang jatuh pada Jumat (31/7) mendatang.

“Pencurian ternak kerap terjadi menjelang lebaran Idul Adha. Oleh karena itu ada empat langkah yang disarankan untuk mencegah aksi tersebut,” ujar Kapolresta Padang, Kombespol Yulmar Try Himawan, Selasa (14/7).

Yulmar menambahkan, empat langkah ekstra ini perlu dilakukan, apalagi menjelang hari lebran Idul Adha. Pertama, yaitu menghadirkan sarana penerangan yang cukup di kandang ternak. Selanjutnya memasang gembok yang kuat dan jika perlu hanya pemilik saja yang bisa membukanya.

Ia menjelaskan, bahwa yang perlu ditambah yaitu pemasangan lonceng, tidak hanya di leher, jika perlu dipasang di kaki ternak. “Terakhir, yang perlu di perhatikan yaitu melakukan pengecekan kandang ternak secara terus-menerus apalagi menjelang hari lebaran ini,” tukas Yulmar.

Selain itu terang Yulmar, untuk menghindari tindak kejahatan tersebut, pihaknya juga akan menyiapkan Bhabinkambtibmas di setiap kelurahan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kita sangat khawatir terutama menjelang masuknya Hari Raya Idul Adha secara otomatis kebutuhan daging sapi, kerbau, dan kambing akan meningkat sehingga perlu kewaspadaan dari semua pihak,” ujarnya.

Yulmar mengungkapkan, dalam melakukan aksi, para pencuri ternak tersebut sangat terstruktur. Mulai dari alat kelengkapan dan jumlah pelaku biasanya lebih dari satu orang. “Kita terus meningkatkan pengawasan terhadap pelaku pencurian hewan ternak,” tegasnya.

Seiring itu katanya, Bhabinkamtibmas terus intens melakukan sosialisasi kepada warga. Jika ada orang mencurigakan, tolong sampaikan pada Babinkambtibmas. “Kendati demikian, kepada warga tolong hewan ternaknya dikandangkan, sebab, kehilangan ini tidak bisa diterka, jangan beri kesempatan kepada pelaku,” harapnya.

Saat ditanyai mengenai kasus pencurian ternak di wilayah hukum Kota Padang, Yulmar, mengaku belum menerima laporan mengenai kejadian tersebut. “Sejauh ini di wilayah hukum Polresta Padang belum ada laporan diterima terkait pencurian ternak, jika ada akan ditindak lanjuti,” ungkap Yulmar.

Yulmar menyebutkan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dengan menggiatkan patroli wilayah termasuk di jajaran Polsek. Ia mengimbau masyarakat segera melapor jika terjadi hal yang mencurigakan. “Pelaku pencurian ternak bisa dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara,” pungkas Yulmar. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional