Menu

Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Dharmasraya, Wabup Tegaskan Isu Strategis

  Dibaca : 47 kali
Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Dharmasraya, Wabup Tegaskan Isu Strategis
BERBINCANG— Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono berbincang dengan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Rumah Sehat Covid-19 di Kampus II FIK UNP, melalui video call.

DHARMASRAYA, METRO–Wakil Bupati, DP Datuk Labuan menjawab panda­ngan umum Fraksi DPRD Kabupaten Dharmasraya, terkait Rancangan Pera­turan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pem­ba­ngunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026. Nota jawaban Bupati Dharmasraya itu disampaikan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Paryanto, Senin (5/7).

Wabup Dasril Panin Dt Labuan menjelaskan bah­wa rumusan permasa­lahan dan isu strategis daerah didasarkan pada kondisi umum daerah dan kemam­puan keuangan daerah, serta kondisi umum yang terjadi bersifat nasional yang dihimpun melalui forum konsultasi publik dan Musrenbang RPJMD dan memperhatikan dokumen KLHS RPJMD Kabupaten Dharmasraya.

“Isu strategis yang ha­rus diperhatikan adalah masalah pembangunan infrastruktur dan ling­ku­ngan hidup, pembangunan sumber daya manusia, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan ma­sya­ra­kat, birokrasi peme­rin­tahan yang efektif dan efisien, serta dampak pan­demi covid 19 yang terjadi sejak Maret 2020 dan ma­sih berlanjut hingga 2021, menjadi isu yang juga mem­pengaruhi dalam peren­canaan pembangunan da­erah kedepannya, “ uja wabup.

Menurutnya, melan­jutkan peningkatan infra­struktur bagi kebutuhan masyarakat merupakan hal yang sangat penting diprioritaskan dalam RP­JMD Kabupaten Dharmas­raya tahun 2021-2026, ka­rena masih terbatas dan kurangnya sarana pra­sarana infrastruktur yang memadai di tengah ma­syarakat.

“Untuk jalan dan jem­batan yang tidak bisa di­danai melalui APBD, kami terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pe­merintah provinsi dan na­sional dengan memanfaat­kan Segala potensi yang ada untuk menggaet dana APBD tingkat 1 dan APBN. Dan tentunya kami juga mengharapkan bantuan dari bapak ibu dewan se­mua melalui jalur partai politik, sehingga kita secara bersama-sama dan beker­jasama dalam percepatan pembangunan in­fra­struk­tur khususnya jalan dan jembatan,” ujar wabup.

Refocusing APBD untuk penanggulangan covid-19, dengan menghentikan dan menunda kegiatan fisik menjadi bukti bahwa pe­nanggulangan covid 19 menjadi prioritas agar ma­syarakat Dharmasraya terbebas dari covid 19.

“Dalam upaya me­ning­katkan derajat kesehatan masyarakat, tentu saja tidak terlepas dari pe­ning­katan layanan kesehatan yang akan terus kami ting­katkan. Seperti pengem­bangan RSUD Sungai Da­reh dan peningkatan la­yanan RSUD Sungai Rum­bai. Selain itu dalam sisi peningkatan pelayanan, maka sertifikasi dan akre­ditasi layanan kesehatan kami tingkatkan demi ma­kin meningkatnya cakupan masyarakat untuk menda­patkan layanan kesehatan menuju Total Coverage,” tukas wabup.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah melaksanakan rapat Pari­purna DPRD dalam Rangka Penyampaian Pandangan Umum Fraksi – Fraksi DPRD Terhadap Nota Penjelasan Bupati Terkait Dengan Ran­perda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Me­nengah Daerah Kabupaten Dharmasraya Tahun 2021-2026.

Pandangan Umum ini disampaikan seluruh fraksi melalui juru bicara masing-masing yaitu Fraksi Gotong Royong melalui Rogi Alyas Can, Fraksi Golongan Ber­karya oleh Iskandar, Fraksi PAN oleh Yulindo Sari Muh­tar, Fraksi Gerindra oleh Alisa Septiani, Fraksi Nas­Dem oleh Cecep Nurza­man, Fraksi Nurani De­mokrat oleh Ardison, Bang­sa Sejahtera oleh Irmon.

Ketua Fraksi Gerindra, Aandri Saputra, SH. MH menyebutkan bahwa da­lam pandangan umum frak­si tersebut ada bebe­rapa catatan dan harapan kepada pemerintah Dae­rah diantaranya, berharap kepada SKPD paham se­cara mendalam RPJMD sebagai acuan pembuatan program kerja sehingga dalam menyusun rencana pembangunan jangka pen­dek betul betul merupakan turunan dari RPJMD.

“Menginginkan adanya skala proritas pem­ba­ngu­nan yang dalam jangka waktu lima tahun nanti skala prioritas ini benar-benar menjadi keber­hasi­lan yang patut dibang­gakan, kemudian juga men­dorong Pemerintah Daerah untuk mengupayakan dan mengejar program-program yang ada di pusat, “ ujar Aandri Saputra saat ditemui Posmetro di Kan­tor DPRD Dharmasraya Senin (5/7).

Sementara itu, Ketua Fraksi Nurani Demokrat, Ardison menegaskan bah­wa penyusunan RPJMD mesti berpedoman pada RPJPD, RTRW dan RPJMN. Mengingat Kabupaten Dhar­masraya baru saja merampungkan pilkada, RPJMD yang disusun pun untuk jangka waktu 2021-2026, pada periode kepe­mim­pinan Sutan Riska Tu­an­ku Kerajaan dan Saudara Dasril Panin Dt Labuan.

 “Percepatan pem­ba­ngunan untuk kegiatan kegiatan yang telah diren­canakan sehingga dampak dari pembangunan ter­sebut dapat dirasakan de­ngan cepat oleh masya­rakat,” pungkasnya (gus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional