Menu

Jasman: ASN tak Netral, Bisa Saya Mutasikan

  Dibaca : 117 kali
Jasman: ASN tak Netral, Bisa Saya Mutasikan
SIDAK—Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal saat melakukan sidak ke kantor OPD dalam lingkungan Pemkab Solsel.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan (Solsel) Jasman Rizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Solsel di sela-sela padatnya jadwal kegiatannya, Selasa (6/10). Sebagaimana disampaikannya sebelumnya, bahwa dia akan melakukan sidak ke kantor OPD-OPD secara mendadak tanpa diberitahu.  Kantor OPD yang menjadi sasaran inspeksinya kali ini adalah Dinas Informasi Komunikasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Inpektorat.

Dalam inspeksi tersebut ditemuinya ada beberapa jabatan eselon IV yang tidak terisi, dimana secara langsung menginstruksikan agar segera isi dengan pelaksana tugas (Plt). ”Sampaikan kepada Pak Kadisnya, segera usulkan nama pengganti pejabat yang kosong-kosong ini, segera saya tetapkan sebagai Plt,” ujar Jasman.

Sebelumnya, pada hari pertama masuk kerja, Pjs Bupati Solsel ini menyampaikan pesannya kepada semua kepala OPD, intinya mari secara bersama kita bekerja. “Meski saya hanya sebagai Pjs,  tapi saya ingin berbuat bagi Solsel, ingin ada perubahan yang nantinya bisa ditetapkan untuk kemajuan daerah,”ujar Pjs Bupati Solsel, Jasman Rizal, saat temu ramah dan silahturahmi dengan kepada OPD.

Menurutnya, meski sebagai Pjs, dia menegaskan, bahwa memiliki kewenangan yang sama dengan Bupati Defenitif, hanya saja dalam membuat program tidak bisa, karena sudah ada dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Untuk itu, di tahun politik ini agar semua ASN tidak ikut serta berpolitik. Tapi bagaimana menunjukan netralitas sehingga tidak ada yang dirugikan dalam situasi politik pemilihan Kepala Daerah serentak di Solsel.  “Saya tidak ingin ada ASN yang ikut berpolitik, mau tidak mau, suka tidak suka, maka saya akan ambil tindakan, bila ada ASN tidak netral dalam masa tahun politik ini, saya sebagai Pjs bisa melakukan Mutasi,” ujar Jasman.

Dia menjelaskan, terkait pelayanan publik harus diterapkan dengan baik, hal ini meski dibenahi. Karena setalah ia berkeliling dari kantor ke kantor, perlu diperbaiki bersama-sama.  Termasuk sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Jasman meminta instansi terkait harus betul-betul bekerja dilapangan. Jangan sampai pelanggaran banyak, karena belum banyaknya diketahui adanya Perda tersebut di masyarakat.  “Sosialisasi Perda AKB covid-19 ini, harus digencarkan lagi agar semua masyarakat mengetahui, jangan sampai masyarakat divonis bersalah, tapi mereka tidak pernah mendapatkan sosialisasi,”sebut Jasman.

Terkait penggunaan masker, Jasman menyebutkan, saat ini kebanyakan dari kita saat akan bicara membuka masker, diwaktu diam masker dipakai, padahal Masker itu berguna saat bicara agar tidak ada penyebaran. “Kebanyakan kita, saat bicara masker dibuka. Kalau tidak bicara, mulut ditutup, harus terbalik. Tapi yang sangat bagus adalah terus memakai masker,”jelas Jasman.

Jasman pun mengkritik seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dimana saat ini handphone menjadi sarana yang efektif dalam berkomukasi di saat pandemi. Selain itu, disaat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), dilingkungan Sekretariat Daerah, dia masih menemukan ruangan pejabat yang kosong, padahal hari sudah cukup siang. Malahan ada pegawai yang ditemui duduk santai sambil merokok dan kaki malah diatas meja. “Apakah ini sikap seorang aparatur, di dalam kantor masih bisa bersikap seperti itu?,”sebutnya heran. Perilaku kurang pas di pandang ini meski diperbaiki kedepannya. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional