Menu

Jaringan Lelet, Siswa tak Bisa Ikut Ujian

  Dibaca : 118 kali
Jaringan Lelet, Siswa tak Bisa Ikut Ujian
Ilustrasi

AZIZ CHAN, METRO
Para orang tua mengeluhkan pelaksanaan ujian semester ganjil 2020/2021 tingkat SMP yang berlangsung secara online. Keluhan ortu tersebut antara lain susahnya masuk untuk memulai ujian, jaringan yang lelet dan batas akhir ujian tak sesuai waktu yang tertera di layar.

Dewi (49), salah seorang wali murid mengatakan, jadwal ujian pagi 08.00 WIB dengan dua mata pelajaran. Namun saat dicoba login, tak bisa masuk, sehingga ujian tak diikuti satupun. “Sampai pukul 16.00 WIB pelaksanaan ujian Bahasa Indo dan PKn tak dapat diikuti karena jaringan lamban,” ujarnya, Selasa (8/12).

Keyla salah seorang siswa mengaku, bahwa memang tak dapat mengikuti pelaksanaan ujian karena susahnya saat login. “Telah dicoba-coba untuk masuk tapi tetap juga tak mau dan tak berjalan sinyalnya. Dikira paket habis. Ternyata tidak,” paparnya yang berasal dari SMP N 35 Padang ini.

Kepala SMP Angkasa Lanud Sutan Syahrir, Ratifa Iriana membenarkan adanya jaringan yang lamban dan waktu selesainya tak sesuai dengan yang dilayar. Bahkan ada peserta yang tidak ikut ujian mata pelajaran hari pertama.

“Jaringan putus-putus, tak bisa sama sekali juga iya. Bagi yang tidak ikut di hari perdana, dapat ikut lagi kapan anak siap. Yang jelas kerugian tak dialami,” ucapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Dikdas Dinas Pendidikan Kota Padang, Syafrizal Syair menyampaikan, keluhan yang disampaikan wali murid, guru dan anak itu memang benar terjadi. Disdik Padang telah menyampaikan ke sekolah-sekolah untuk memberikan kesempatan lagi bagi siswa yang tak ikut ujian. Supaya siswa tidak mengalami kerugian dan bisa mengikuti semua ujian.

“Kita beri kesempatan ujian susulan. Waktunya terserah,” ujar mantan kepala SMP N 7 Padang ini.

Saat ini terangnya, pelaksanaan ujian telah normal dan server tak bermasalah lagi. Kepada peserta diimbau untuk terus mencoba jika susah masuk, supaya ujian bisa tuntas semuanya.

Anggota Komisi IV DPRD Padang, Wismar Pandjaitan meminta kepada Disdik agar membenahi persoalan ini. Sebab jaringan internet sangat perlu dan semua akses IT indikatornya. “Jika perlu jalin MoU dengan Telkom dan lainnya,” ujar kader PDI P ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional