Menu

Jantung Bocor, Penjual Lontong Dibantu “BLT” Andre Rosiade

  Dibaca : 485 kali
Jantung Bocor, Penjual Lontong Dibantu “BLT” Andre Rosiade
BANTUAN— Penjual lontong dan kerupuk kuah, Rini di Lubuk Buaya, menerima bantuan beras dan uang tunai dari Andre Rosiade. Bantuan diserahkan Sekretaris PIRA Sumbar Nurhaida dan pengurus DPD Gerindra Sumbar Edward Azwar dan Alwis Ray.

LUBUKBUAYA, METRO
Rini (55) tak kuasa menahan air matanya saat mendapatkan bantuan beras dan uang tunai dari anggota DPR RI dari Partai Gerindra Andre Rosiade. Senin (22/6) siang, kediamannya di Perumahan Lubuk Gading Permai 3, Kelurahan Lubuk Buaya, Kototangah didatangi sejumlah kader Gerindra yang membantu menyerahkan bantuan.

“Alhamdulillah. Terima kasih pak Andre. Saya sangat membutuhkan bantuan ini. Saya sakit pak, terima kasih banyak,” kata Rini yang suaminya Nofrizal (60) yang sempat stroke dan tak lagi bekerja itu kepada Sekretaris Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Sumbar Nurhaida dan pengurus DPD Gerindra Sumbar Edward Azwar dan Alwis Ray.

Saat ini, untuk menyekolahkan dua anak mereka di SMA dan SMK, pasangan ini membuka kedai lontong di rumah saja. Namun sejak corona melanda tiga bulan lalu, tak banyak jual beli, karena mengandalkan pembeli dari warga sekitar.

“Mungkin orang masih takut ke luar rumah dan membuat sarapan sendiri. Sekarang harusnya sudah mulai ramai, tapi tak banyak juga pembeli. Saya masak lontong dua atau tiga tekong beras saja sehari,” kata Rini yang saat ini juga harus melakukan berobat rutin karena jantungnya dinyatakan “bocor” oleh dokter.

Menurut Rini, seharusnya dia rutin ke rumah sakit untuk memeriksakan jantungnya. Klep jantung bagian kirinya sakit. Namun, selama pandemi dia tidak berani dan disarankan berobat di rumah saja. Menurutnya, saat ini kondisinya kesakitan dan harus ke dokter. Namun, karena tiada biaya, dia terpaksa menahan dulu.

“Uang dari pak Andre ini bisa untuk membantu modal dan saya ke rumah sakit besok. Semoga pak Andre sehat selalu dan makin murah rezeki,” kata Rini yang satu anaknya sudah tamat kuliah dan juga sedang berjuang mencari jati diri itu.

Sebagai “tulang punggung” keluarga, Rini tetap harus mengonsumsi obat rutin setiap hari. Dia mengaku pernah mendapatkan bantuan beras dari Pemko Padang, tapi bukan BLT atau sejenisnya. “Kami bersyukur juga sudah dapat bantuan beras dari pemerintah. Namun saat ini, kami juga perlu dana untuk berobat. Suami saya baru siap sakit juga, belum bisa bekerja apa-apa. Istirahat saja di rumah,” kata Rini yang sekarang tinggal di rumah mertuanya ini.

Sekretaris PIRA Sumbar Nurhaida menyebutkan, dia mendapatkan informasi keluarga Rini dari beberapa tetangga Rini di Lubuk Gading Permai. Banyak yang bersimpati terhadap kondisinya saat ini. Tapi, hampir semua orang saat ini terdampak virus corona ini.

“Kami coba kontak Ketua Gerindra Sumbar Andre Rosiade. Beliau langsung respon dan mengirimkan bantuan langsung,” kata Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar ini.

Menurur Nurhaida, saat ini memang banyak informasi soa warga yang terdampak corona ke Tim Gerindra atau PIRA. Namun, mereka tentu tidak bisa membantu semua, dan harus memilah-milah.

“Kami koordinasikan di tim, mana yang prioritas dan bisa ditunda. Mungkin yang lain akan masuk dalam program bagi-bagi sembako berikut,” kata pegiat UMKM ini.

Dihubungi terpisah, Andre Rosiade yang juga anggota Komisi VI DPR RI mengaku sangat prihatin dengan keluarga Rini di Lubuk Buaya. Dia mengharapkan bantuan itu bisa digunakan untuk berobat dan juga tambah-tambah modal berjualan lontong dan kerupuk kuah.

“Kami sebagai kader Gerindra, sesuai arahan Ketua Umum pak Prabowo, akan terus berbuat untuk masyarakat. Apalagi di Dapil (daerah pemilihan) kami Sumbar,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional