Menu

Jambore Pengurangan Risiko Bencana ke VI Ditutup, Tingkatkan Siaga, Kurangi Risiko Bencana

  Dibaca : 96 kali
Jambore Pengurangan Risiko Bencana ke VI Ditutup, Tingkatkan Siaga, Kurangi Risiko Bencana
TUTUP—Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet usai menutup Jambore Pengurangan Risiko Bencana ke Vl yang diselenggarakan selama 5 hari di kawasan wisata Pantai Mapaddegat Kabupaten Kepulauan Mentawai (syahrul./mentawai)

MENTAWAI, METRO – Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet tutup Jambore Pengurangan Resiko Bencana ke Vl, yang telah diselenggarakan selama 5 hari di kawasan Wisata Pantai Mapaddegat Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (25/07). Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan, kegiatan jambore sudah berjalan dengan baik, pihaknya sangat bersyukur atas suksesnya kegiatan ini. “Sebagaimana tema pengurangan resiko bencana, tingkatkan siaga kurangi resiko bencana menuju katangguhan masyarakat inklusi, makna ini sangat mendalam, mari kita pahami itu,” ucap Yudas.

Dia mengajak semua insan kebencanaan harus lebih menggiatkan lagi pemahaman kebencanaan ini, tidak hanya Jambore saja, tapi diadakan lagi kegiatan kapasitas berikutnya.

“Kami berharap semua peserta yang hadir dari berbagai Kabupaten kota, menjadi duta bagi Mentawai, bahwa inforsmasih selama ini beredar Mentawai tidak aman dikunjungi, namun melalui kunjungan peserta dapat mengabarkan kepada masyarakat luar, bahwa Mentawai aman dikunjungi,” sebut Yudas dalam sambutannya.

Sementara itu Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepualauan Mentawai Novriadi menyebutkan, kegiatan Jambore PRB ke Vl tahun ini, sudah berjalan dengan baik dan lancar, walau masih banyak kekurangan.

“Dengan peserta mencapai lebih kurang sekitar 500 orang termasuk pendamping dan fasilitator,” sebut Novriadi.

Dia juga mengucap syukur atas dukungannya atas terlaksananya kegiatan ini, tanpa dukungan dari semua pihak, Jambore ini tidaklah berjalan dengan baik.

“Mudah mudahan ke depan kegiatan ini akan lebih baik lagi, dan kami mengucapkan selamat sampai tujuan bagi peserta yang pulang ke daerahnya masing masing,” ujar Kalaksa dalam kata sambutannya.

Turut serta dalam acara penutupan tersebut yakni Wakil Bupati Kortanius Sabelekake, Sekda Kabupaten Mentawai Martinus Dahlan, Danlanal Tuapejat Letkol KH Anis Munandar, Dandim 0319 Mentawai Didit Yusnadi, Kapolres Mentawai AKBP Hendri Yaya SE, Kakansar Mentawai mewakili, serta Kepala Serta  Kepala OPD.

Dalam lomba Jambore Pengurangan Resiko Bencana (PRB) ke Vl, Kota Padang mendapat juara umum. Hasil penilaian tersebut dari tiga kategori yang di perlombakan yakni Manajemen Posko, Teknis Fasilitasi, dan Kuis Kebencanaan

Dari perolehan hasil penilaian yang dilakukan oleh team juri Jambore, untuk Lomba juara satu Manajemen Posko diraih oleh Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Disusul juara dua Kota Padang, juara tiga Kabupaten Agam dan juara ke lV diraih Kabupaten Pesisir Selatan. Sedangkan untuk teknis Fasilatasi juara satu diraih oleh Kabupaten Agam, juara dua diraih Kabupaten Kepulauan Mentawai, Juara tiga diraih Kota Padang dan juara ke lV diraih oleh Kota Bukittingi.

Dan untuk perolehan juara Kuis pengurangan resiko Bencana Juara satu diraih Kota Bukittinggi, kedua Kabupaten Tanah Datar, ke tiga Kota Padang, dan juara ke lV di raih Kabupaten Sawalunto.

Sementara itu pendamping dari salah satu yang memperoleh juara satu manajemen posko Adienos mengatakan, dari pendamping peserta Jambore tahun ini, bersyukur dengan perolehan juara satu ini.

“Selama ini, manajemen posko adalah kelemahan peserta Kabupaten Mentawai, namun pengalaman tahun lalu, menjadikan kita banyak melakukan pelatihan Manajemen Posko,” sebelum perhelatan ucap Adi. “Kami bersyukur dapat memperoleh juara 1 dan 2 dalam tiga kategori perlombahan,” ujarnya. (s)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional