Menu

Jamaah Mushalla Buncah! Air Wudhu Bercampur Mayat Bayi

  Dibaca : 801 kali
Jamaah Mushalla Buncah! Air Wudhu Bercampur Mayat Bayi
Andre Rosiade, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra.
penemuan mayat bayi - agusmanto web

Polisi menunjuk jasad bayi yang dibuang ke dalam sumur Mushalla Al Jadid, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah, Padang. Bayi yang diperkirakan berusia dua hari ini, ditemukan garin mushalla pada Kamis (10/09/2015) pagi.

PADANG, METRO–Dua orang garin di Mushalla Al-Jadid, RT 01 RW 03, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah ini terheran-heran usai membuka keran air, Kamis (10/9) pagi kemarin. Mereka mencium bau menyengat dari air yang mereka gunakan untuk mandi dan berwudhu. Ditelusuri, busuk dan berasa amisnya air dikarenakan, di dalam sumur, sosok bayi berusia 2 hari terlihat mengapung.

Kedua garin langsung terperanjat. Mereka melihat sesosok tubuh bayi yang sudah membiru dan terbungkus oleh kantong plastik berwarna biru. Sementara, di sekitar tubuh bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut juga terlilit tali pusar. Badannya pun sudah mengembang dan lunak.

”Siapa yang tega berbuat seperti ini, di sebelah mushalla lagi. Sungguh tidak ada peri kemanusiaan orang tuanya,” kutuk Jamaludin Siregar (25) dan M Ali Amran Siregar (23), dua garin yang menemukan bayi pertama kali.

Mengetahui kejadian tersebut, keduanya lantas memberitahu kepada masyarakat sekitar dan melapor ke polisi. Dia menyebut, sebelumnya memang tidak pernah dirasakan air di kamar mandi dan tempat wudhu’ sangat berbau. Mungkin, bayi malang ini dibuang dua hari lalu sehingga baunya baru menyebar.

”Saya beritahu masyarakat dan polisi terkait penemuan itu. Saat membuka keran air kok airnya berbau sangat menyengat. Ternyata, di dalam sumur ada bayi yang sudah meninggal,” tutur keduanya kepada petugas yang datang ke lokasi.

Menurut kedua garin tersebut, selama ini tidak pernah kejadian mencurigakan di tempatnya, bahkan di sekitar lokasi juga tidak diketahui ada orang yang tengah hamil. ”Sungguh tidak ada rasa kemanusiaan orang tuanya ini, kami ingin polisi bisa mengungkap siapa orang tua bayi ini secepatnya,” ucap mereka.

Sementara, Kapolsekta Kototangah, Kompol Jon Hendri membenarkan tentang penemuan mayat bayi tersebut. Sekitar pukul 11.00 WIB telah ditemukan sesosok mayat bayi dengan jenis laki-laki di dalam sumur Musholla Al-Jadid, Kelurahan Parupuk Tabing yang terbungkus dalam kantong plastik biru.

”Iya, kita sudah mendapatkan laporan dari garin yang ada di mushalla itu dan sudah menurunkan personil ke lokasi kejadian,” paparnya.

Menurut Kapolsek, penemuan mayat bayi tersebut berawal sewaktu saksi Jamaludin Siregar menghidupkan keran air mushalla dan merasakan airnya berbau busuk. Curiga, dia pun memeriksa ke dalam sumur yang berada di samping mushalla.

Di sanalah dia menemukan kantong plastik berwarna biru yang berisikan sosok mayat bayi laki-laki yang sudah mengembang dan berbau busuk.

”Garin itu langsung melapor kepada warga setempat dan warga melapor ke Polsek Kototangah, kemudian Kanit Reskrim bersama piket fungsi langsung mendatangi TKP,” ucap Jon Hendri.

Setelah mendatangi lokasi, tim Identifikasi dari Unit Identifikasi Polresta Padang langsung melakukan evakuasi dan memeriksa mayat bayi tersebut. Diperkirakan, bayi malang itu sudah berada di dalam sumur sejak dua sampai tiga hari belakangan. ”Mayat bayi itu sudah kita bawa untuk diautopsi dan sementara sumur itu kita police line,” pungkasnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga akan menyebar personel untuk mencari keberadaan orang tua yang tega membuang bayi malang tersebut. “Ini sangat tidak manusiawi, kita sudah kerahkan tim Intel untuk melakukan penyelidikan terhadap temuan ini,” kata Kapolsek. (age)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional