Close

Jam Operasional WTP Batang Agam Ditambah, Puasa dan Lebaran Kebutuhan Air Bersih Meningkat

PERSEDIAN AIR— Kasubag Produksi PDAM Premda Tirta Sago, Kota Payakumbuh, Agusrianto, memantau SPAM dari Batang Agam atau Water Treatment Plant (WTP). (ramadalius/posmetro)

SUKARNOHATTA, METRO – Kasubag Produksi PDAM Premda Tirta Sago, Kota Payakumbuh, Agusrianto, menyebut kebutuhan air bersih masyarakat Kota Payakumbuh saat puasa dan lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 M mengalami peningkatan. Sehingga PDAM melalui SPAM dari Batang Agam atau Water Treatment Plant (WTP) juga akan menambah jam operasional.

”Saat puasa dan hari raya nanti kebutuhan air bersih masyarakat akan meningkat. Untuk itu kita juga nanti akan menambah jam operasional WTP Batang Agam, sehingga masyarakat kita memiliki ketersediaan air bersih yang cukup. Jika saat ini jam operasional kita pagi dan sore. Dimana pagi mulai jam 5-8, untuk sore mulai pukul 16-21 wib. Nanti kita tambah jam operasional sore mulai pukul 15-21 wib,” sebut Agusrianto kepada wartawan di lokasi WTP Batang Agam, Selasa (21/5).

Dia menyebut saat ini WTP Batang Agam melakukan produksi air bersih mencapai 50 liter perdetik. Sementara kapasitas WTP Batang Agam sendiri disampaikan Agusrianto, bisa memproduksi 100 liter perdetik. Dengan jumlah produksi 50 liter perdetik saat ini sudah bisa menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat Payakumbuh.

Disampaikan Agusrianto, untuk kualitas air bersih dari WTP Batang Agam sudah memenuhi standar Permenkes 492 hasil laboratorium dan sangat bagus. Airnya jernih dan tidak berbau karena sudah melalui proses penyulingan dengan menggunakan teknologi canggih.

”Hasil penyulingan sudah sangat bagus dan sudah melalui uji laboratorium dan juga sesuai dengan Permenkes 492. Lihat lah airnya jernih, bening dan sangat bersih juga tidak bau. Karena memang sudah melalui proses penyulingan dimulai dari air baku dari sungai kemudian masuk ke intek atau tempat pengendapan kemudian kita pompakan ke IPA (Instalasi Pengelolaan Air) disini pengelolaanya banyak, baru setelah air bersih kita masukkan ke reservior kemudian dari situ kita distribusikan ke pelanggan,” jelas Agusrianto menunjukkan seluruh proses penyulingan kepada wartawan.

Dia menyampaikan untuk saat ini tidak ada kendala dalam produksi air bersih melalui WTP Batang Agam, namun memang aliran air dari WTP Batang Agam belum bisa menjangkau daerah paling ujung. Namun dirinya optimis pada tahun 2020 mendatang seluruh daerah bisa teralis air bersih.

”Untuk kendala sendiri tidak ada. Hanya memang untuk jangkauan saat ini belum sampai kearah paling ujung. Tapi pada tahun 2020 kita targetkan seluruhnya sudah teraliri air bersih. Bahkan kita juga bisa suplay air kedaerahan tetangga, jika produksi kita sudah maksimal nantinya,” sebut Agusrianto optimis. (us)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top