Close

Jalin MoU dengan DUDIKA, PNP Kembangkan Prodi D-II Fast Track di Daerah Limau Manih

TEKEN MOU— Direktur PNP Surfa Yondri meneken MoU dengan PT Kurnia Abadi Putra dalam kerja sama DUDIKA, Kamis (27/5).

LIMAU MANIH,  METRO–Politeknik Negeri Pa­dang (PNP) berusaha keras dan terus berinovasi me­nya­lurkan lulusannya ke dunia kerja. Berbagai tero­bosan dilakukan, demi ter­serapnya alumni yang su­dah menamatkan kuliah di kampus dimaksud. Hasil­nya, banyak alumni PNP sudah memiliki pekerjaan setelah menamatkan ku­liah.

Kali ini fokus dari PNP adalah mengembangkan Prodi D-II Fast Track Insta­lasi dan Kabel Bertegangan Ren­dah, menjalin kerjasama dengan DU­DIKA (Dunia Usaha Dunia Industri Dunia Akademi).

Kerjasama dengan du­nia industri dilakukan de­ngan PT Kurnia Abadi Putra (KAP), Kamis (26/5) di kam­pus PNP, dihadiri Kadis Pendidikan Sumbar Adib Alfikri secara luring, serta Kepala Sekolah SMK se Sumbar secara daring.

Direktur PNP Surfa Yon­dri dalam sambutannya me­nga­takan, D-II Fast Track ini merupakan program studi terbaru dari PNP, dengan tujuan lulusan PNP lebih cepat terserap di dunia kerja.

Dalam artian, tiga kom­ponen yakni PNP, SMK dan Eduka bahu membahu un­tuk merealisasikan hal ini. Dengan peranan PNP me­nge­luarkan ijazah, SMK sebagai input, serta eduka sebagai tempat menam­pung tenaga kerja.

“Kita berkolaborasi dari input, proses, serta akhir­nya outcome penem­patan di dunia kerja, se­hingga lulusan dibutuhkan dunia kerja,” ujar Surfa Yon­dri.

Surfa Yondri mema­parkan, selama ini Program D-II sebanyak 4 semester. Namun D-II Fast track hanya 1,5 tahun seba­nyak 3 semester. Perin­cian­nya 1 semester materi di kampus, 2 semester lagi magang serta recognize kemampuan yang mereka miliki.

Ia juga menyebut, ke­gia­tan kerjasama de­ngan eduka ini dilakukan, agar mereka bisa menerima ma­hasiswa magang, pro­ses pembelajaran dengan didampingi mentor di lapa­ngan, serta otomatis lulu­san yang tercipta, sesuai diharapkan eduka.

Untuk penerimaan ma­hasiswa baru, akan dilak­sanakan dalam waktu de­kat. PNP kata pria yang akrab disapa Boyon ini, akan menerima sebanyak 28 mahasiswa yang terga­bung dalam satu kelas.

“Peluang sangat terbu­ka lebar untuk semua lulu­san SMK. Tahun ini kita cu­ma satu kelas, karena me­nyangkut kepada perala­tan, kesiapan eduka mene­rima magang, dan kesia­pan mahasiswa untuk be­kerja,” tuturnya.

Kadis Pendidikan Sum­bar Adib Alfikri meng­apre­siasi PNP dengan adanya program dimaksud, karena persiapan masuk lulusan PNP bakal lebih mantap ke industri dunia kerja. Tak hanya dibekali de­ngan ­knowledge, tapi juga skil yang mumpuni di D-II Fast track ini. “PNP membuka D-II Fast track ini kami du­kung dan apresiasi luar biasa. Apa yang dbu­tuh­kan, kriteria dan indikator output di SMK akan kita persiapkan. Sinergi seperti ini pula yang diinginkan Pemprov Sumbar. Kalau tidak ada sinergi, dunia vokasi jadi retorika,” pung­kasnya. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top