Menu

Jalani Swab, PBM Tatap Muka Ditunda

  Dibaca : 346 kali
Jalani Swab, PBM Tatap Muka Ditunda
Gunawan, Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman

PASAMAN, METRO
Proses belajar mengajar tatap muka di sekolah sudah dimulai sejak Senin (4/5) kemarin. Namun hal ini terpaksa diundur kembali. Pasalnya, semua guru harus menjalani test Swab dulu.

“Iya, memang proses belajarnya dimulai hari senin kemarin, tetapi untuk memastikan keamanan dari penyebaran corona, proses ini kami undur dulu, sembari para guru menjalani test Swab,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman, Gunawan. Rabu (6/1).

Dijelaskan Gunawan, pembelajaran tatap muka sifatnya diperbolehkan, tapi tidak diwajibkan, sehingga keputusan akhir tetap ada pada orang tua murid. Jika orang tua belum nyaman maka siswa dapat melanjutkan proses belajar dari rumah atau dering.

Gunawan juga memaparkan syarat-syarat lain bagi sekolah yang ingin menggelar pembelajaran tatap muka. Terutama perihal kesiapan sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan. Kalau sekolah siap untuk melakukan tatap muka harus segera meningkatkan kesiapan untuk penyesuaian ini.

“Kalau pun sekolah dibuka, orang tua masih bisa tidak memperkenankan anaknya untuk tidak bersekolah tatap muka. Jadi hak terakhir masih sama orang tua, “ ungkapnya.

Lebih lanjut, kata dia, sebanyak 6 ribu lebih para guru-guru di Pasaman akan di lakukan Swab tes dengan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Pasaman. “Pembagian lokasi pelaksanaan di 4 lokasi, Puskesmas Rao, Puskesmas Pegang, puskesmas Padang Gelugur dan Puskesmas Bonjol, “ jelasnya.

Sementara disisi lain Kepala Dinas Kesehatan Pasaman dr. Rahadian Suryanta menyebutkan, pelaksanaan tes Swab bagi kalangan guru di Pasaman dimulai sejak Senin (4/1) kemarin hingga Sabtu (9/1) besok).

Pelaksanaannya dipusatkan pada empat lokasi yang berbeda yakni Puskesmas Rao, Puskesmas Pegang, puskesmas Padang Gelugur dan Puskesmas Bonjol.

“pelaksanaannya kita buka selama tujuh hari mulai Senin hingga Sabtu besok dan dipusatkan pada empat lokasi yang berbeda yakni Puskesmas Rao, Puskesmas Pegang, puskesmas Padang Gelugur dan Puskesmas Bonjol,” jelas Rahadian.

Nantinya kata dia, kepada para guru yang mengajar di Kecamatan Rao Utara, Mapattunggul dan Rao akan dipusatkan di Puskesmas Rao, sementara pada guru yang mengajar di Kecamatan Rao Selatan, Mapattunggul Selatan dan Padang Gelugur akan menjalani test Swab di Puskesmas Padang Gelugur.

Selanjutnya Kecamatan Dua Koto dan Panti akan dipusatkan di Puskesmas Pegang dan Kecamatan Tigo Nagari, Simpati dan Bonjol akan dipusatkan di Puskesmas Bonjol sementara itu Kecamatan Lubuk Sikaping akan dipusatkan didepan Kantor Dinas Kesehatan Pasaman.

Rahadian berharap dengan digelarnya tes swab massal tersebut tidak ada kasus baru di Pasaman. “Semoga hasil test swab ribuan para guru hasilnya Negatif,” harap dia. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional