Close

Jalan Terjal Pecco Bagnaia Menyegel Gelar Juara di Sepang

latihan bebas--Francesco Bagnaia gagal menembus 10 besar rider tercepat pada latihan bebas hari pertama MotoGP Malaysia. (JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP).

Francesco Bagnaia punya kesempatan me­nyegel gelar juara dunia MotoGP 2022 di GP Mala­y­sia, akhir pekan ini.

Namun, tanda-tanda bahwa misinya akan menghadapi jalan terjal sudah tersaji sejak latihan bebas hari pertama.

Jika dihitung secara akumulasi, catatan waktu terbaik Pecco -sapaannya- hanya mampu mengisi posisi ke-11 daftar pembalap tercepat.

Artinya, dia wajib me­nembus 10 besar pada latihan bebas ketiga (FP3) besok agar bisa lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2).

Padahal prediksi cuaca menyebutkan bahwa hujan lebat belum akan menjauh dari Sirkuit Se­pang besok.

Bagnaia mengakui telah melakukan kesalahan di akhir FP2. Dia tidak meng­ganti ban motornya dengan yang baru (soft).

Akibatnya, catatan wak­tunya tidak membaik.

“Aku tidak menyangka hujan turun di akhir FP2,” aku Pecco.

“Selain itu, aku juga merasa perlu mengetahui performa ban medium untuk balapan Minggu (23/10).”

Kendati demikian Bagnaia merasa senang de­ngan pace yang diraihnya dengan ban medium. Karena dia menjadi satu-satu­nya rider yang mencatat perbaikan waktu lap di la­p-lap akhir FP2 menggu­nakan ban medium bekas.

“Jika melihat data se­jumlah pembalap yang bannya cepat aus saat menggunakan soft, rasa­nya ban tersebut tidak cocok untuk dipakai saat balapan,” paparnya.

Maka, peluangnya a­dalah memaksimal ban medium. Atau bahkan hard jika pada saat balapan Minggu, kondisi cuaca benar-benar panas.

Tapi yang pasti, Bagnaia harus bisa lolos dulu ke Q2 jika tak ingin bersusah payah di bertarung di Q1.

Rival utamanya, Fabio Quartararo masuk dalam 10 besar catatan waktu akumulasi pada latihan bebas hari pertama.

Sedangkan, rivalnya yang lain Aleix Espargaro juga gagal menembus 10 besar. (jpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top