Menu

Jalan Terban tak Diperbaiki, Truk Masuk Jurang

  Dibaca : 473 kali
Jalan Terban  tak Diperbaiki,  Truk Masuk Jurang
SERAHKAN BANSOS— Kapolres AKBP Junaidi Nur, SIK didampingi Iptu Elfi Heri SH MH menyerahkan bansos paket sembako kepada masyarakat tidak mampu.
download (2)

Ilustrasi

LIMAPULUH KOTA, METRO–Jalan terban di kawasan Kotoalam makan korban. Truk BA 8367 QU yang dikemudikan Ombak Edi (54), asal Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, masuk jurang sedalam tiga meter, Minggu (14/2) pukul 20.00 WIB.

Saat itu Edi berangkat menuju Padang untuk menjemput barang. Di tikungan jalan terban sekitar 2 bulan lalu itu, muncul motor dengan kecepatan tinggi hingga membuat Edi kaget. Sopir ini banting setir terlalu keras ke arah kiri, hingga masuk jurang.

Beruntung Edi selamat dan hanya mengalami luka ringan. Hanya saja, truk yang dikemudikannya terbalik rebah kuda masuk dalam jurang. Dalam dua bulan terakhir, sudah 2 kendaraan masuk di jalan terban itu. Tidak ada korban jiwa, hanya sopir luka ringan. Tetapi truknya belum dikeluarkan, karena kepalanya masuk lebih dulu dengan menukik kemudian rebah kuda dalam jurang 3 meter,” jelas Kapolsek Pangkalan Iptu Kalbert Junaidi, didampingi Camat Pangkalan Andri Yasmen, Senin (15/2).

Menurut Camat Andri Yasmen, selain di tikungan, jalan terban juga tanpa penerangan. Sementara, jalan negara penghubung Sumbar-Riau di Koto Alam, diketahui sejak terban dengan panjang 3 meter dengan kedalaman 3 meter, telah membuat jalan itu hanya bisa dilalui satu arah.

Ironisnya, meski sudah dipasang garis polisi tanda bahaya, tetap saja banyak kenderaan yang masuk dalam bekas jalan terban itu. Lebih ironisnya, meski berstatus jalan negara penghubung dua provinsi tetangga, namun sudah dua bulan ambruk tetap belum mendapatkan perhatian dari pemerintah melalui instansi terkait.

”Memang belum diperbaiki sampai sekarang. Sehingga jalan itu hanya bisa dilalui satu arah, sehingga membuat salah satu kendaraan harus bergantian jika lewat, dan bila malam kelam. Penerangan tidak ada sehingga membuat pengendera harus ekstra hati-hati lagi,” pinta Andri Yasmen.

Seperti diketahui laju kendaraan truk warna merah tanpa muatan dengan nomor polisi BA 8291 AD dari arah Pekanbaru, Riau menuju Kota Padang, sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa (5/1) lalu, terhenti akibat juga terperosok masuk dalam jurang jalan terban itu.

Meski berhasil diangkat keluar bersama-sama dengan masyarakat Kotoalam, dibantu Kapolsek Pangkalan, tetap saja mobil mengalami kerusakan dan kerugian. Namun, harapan masyarakat Kotoalam agar jalan yang terban bisa diperbaiki secepatnya untuk meminimalisir korban jiwa berjatuhan, tetap belum direspon pemerintah. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional