Close

Jalan Raya Kuranji Rusak Parah,Truk Tanah Clay Lalu Lalang, Muatan Lebihi Kapasitas, Warga Sebut Sopir Truk Langgar Kesepakatan

RUSAK DAN BERLUBANG— Kondisi jalan raya Belimbing-Kuranji yang rusak parah di depan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) RW 04 dan di RW 08. Ada sekitar 11 titik kerusakan yang sudah lama dikeluhkan warga akibat aktivitas truk bermuatan tanah clay melebihi kapasitas setiap harinya yang melintasi jalan tersebut.

KURANJI, METROJalan raya Kuranji rusak parah. Ini diakibatkan truk bermuatan tanah clay yang lalu lalang setiap hari. Terlihat beberapa titik yang mengalami rusak parah di ruas jalan Kampung Tanjung  Simpang Kuranji Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji.

Kemudian, depan kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) RW 04 dan di RW 08, persisnya di depan pintu masuk perumahan Bukit Indah Belimbing.

Di depan Bukit Indah Belimbing ini, kerusakan jalan sangat parah dengan kedalaman lubangnya mencapai 30 cm.Kemudian beberapa titik yang mengalami rusak ringan, yakni di RW 03 persisnya di depan Gudang PD Hana dan di Tokoh Bangunan Karisma danlainya. Total jalan yang rusak ada lebih kurang sekitar 11 titik.

Ketua Pemuda RW 02 Dori Rajo Nan Kayo mengatakan, warga RW 03 sudah resah dengan ulah para sopir truk tanah clay yang masih lalu lalang membawa mobilbermuatan tanah dengan berat muatannya capai kurang lebih 20 ton.“Kami warga sangat resah dengan ulah sopir ini, lihatlah jalan di lingkungan kami sudah banyak yang rusak,” ujarnya.

Ditambahkan, jalan yang ditempuh ini merupakan jalan kelas 3 yang kapasi-tasnya maksimal 8 ton. Sedangkan truk bermuatan tanah clay mencapai 17 sampai 20 ton. Ia menyampaikan, tin-dakan ini adalah salah satu pelanggaran yang jelas dilakukan sopir truk tersebut. Sudah dilihat di beberapa titik sudah terpasang rambu-rambu larangan truk bermuatan lebih dari 8 ton sepanjang jalanRaya Kuranji. Larangan ituterpasang jelas sekali disimpang empat Kuranji.“Ini semua sudah me-langgar aturan serta ke-sepakatan kita waktu rapat di aula kantor Camat de-ngan beberapa pihak terkait, seperti Kadis Dishub Kota Padang, Kadis PUPR Kota Padang, Kapolsek Kuranji, Koramil, BAPP, BPBJ, DLH, Camat Kuranji, Lurah Kuranji, Lurah Gunung Sarik, Ketua LPM Kecamatan Kuranji, Ketua RW, RT, Tokoh Masyarakat dan Pemuda serta pengusaha tambang Tanah Clay PT Talawi yang dilakukan pada 21 Mei 2021 lalu,”tegas Dori Rajo.Selain itu, juga melanggar rapat lanjutan di Padang Fishing Club pada 25 Mei 2021 lalu. Rapat ini dihadiri Camat Kuranji, Lurah Kuranji, Ketua LPM, Ketua RW dan Ketua Pemuda di sepanjang jalan yang di lalui oleh mobil bermuatan tanah clay tersebut.

“Di sini kita sudah menyepakati, bahwasanya ada 11 poin yang harus dipenuhi sopir truk yang melewati jalan raya Kuranji. Yakni, truk bermuatan tanah clay cuma boleh melewati jalan tersebut dengan berat maksimal 8ton. Truk tersebut ditutupdengan terpal, di lokasi diawasi oleh Dishub, kecepatan truk maksimal 40km/jam serta masih ada beberapa poin lagi yang harus dipenuhi,” ungkapnya.

Dori berharap kepolisian menindak tegas sopir truk yang masih memban del ini, karena di simpang Kuranji dan Kampung Tangah sudah terpasang rambu-rambu larangan bagi truk yang bermuatan lebih dari 8 ton untuk melewati jalan ini. “Selanjutnya kami juga meminta kepada PUPR agar segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak ini, sebelum jatuh korban,” ujar Dori.

“Untuk jalan rusak ini warga sudah melaporkan kepada Camat Kuranji Eka Putra Buhari, Sabtu (13/11) lalu,” sebut Dori. Camat KuranjiTinjau Jalan Sementara, Camat Kuranji Eka Putra Buhari di-dampingi Lurah Kuranji Kasma Efendi, Ketua Pemuda RW 02 Dori dan Kasi Jalan PUPR Kota PadangAndes menyigi langsung kondisi jalan yang rusak, Senin (15/11).

Camat Kuranji Eka mendesak Dinas PUPR Kota Padang melalui Kasi Jalan Andes yang hadir meninjau langsung ke lapangan, untuk segera melakukan perbaikan. Karena sudah ada warga yang jatuh akibat dari jalan yang rusak. “Yang kita takutkan lagi, waktu hujan datang, air akan menggenangi jalan yang berlubang tersebut. Sehingga masyarakat yang melintasi jalan ini tidak bisa melihat lubanglubang tersebut dan bias terperosok ke dalam lubang sehingga terjadi kecelakaan,” ungkapnya. Eka menyampaikan, tuntutan warga sudah sesuai dengan hasil rapat dilaksanakan di aula kantor Camat dengan beberapa pihak terkait, seperti Kadis Dishub Kota Padang, Kadis PUPR Kota Padang, Ka polsek Kuranji, Koramil, BAPP, BPBJ, DLH, Camat Kuranji, Lurah Kuranji, Lurah Gunung Sarik, Ketua LPM Kecamatan Kuranji, Ketua RW, RT, Tokoh Masyarakat dan Pemuda serta pengusaha tambang Tanah Clay PT Talawi.“Di sini sudah jelas tertuang dalam hasil rapat poin 4 huruf D. Disana diminta Dinas PUPR segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Jangan sampai adamasalah dulu baru dikerjakan,” ungkapnya. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top