Menu

Jalan Putus Tertimbun Longsor, 78 KK Di Kampung Data Terisolir

  Dibaca : 78 kali
Jalan Putus Tertimbun Longsor, 78 KK Di Kampung Data Terisolir
TERTIMBUN LONGSOR— Material longsor yang menimbun jalan hingga 25 meter menyebabkan 78 KK warga di Kampung Data, Korong Kubu Alahan Panjang Kuranji, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padangpariaman, terisolir, Selasa (8/9) sekitar pukul 16.00 WIB.

PDG. PARIAMAN, METRO
Sebanyak 78 kepala keluarga (KK) di Kampung Data, Korong Kubu Alahan Panjang Kuranji, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padangpariaman, terisolir karena akses jalan terputus akibat tertimbun longsor pada Selasa (8/9) sekitar pukul 16.00 WIB.

Walinagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Mayuni mengatakan, jalan dari Koto Bangko (pusat pemeritahan nagari) tidak dapat dilewati kendaraan baik roda empat maupun roda dua. Pasalnya, tinggi material longsor yang menimbun jalan tersebut sekitar dua meter dan panjang 25 meter.

Melihat kondisi longsor tersebut, lanjutnya menurutnya pembersihan materialnya sulit dilakukan dengan cara manual atau tenaga manusia sehingga harus dengan alat berat.

Ia menyampaikan, meskipun tidak ada korban jiwa namun puluhan KK terisolasi dan tidak ada jalur alternatif untuk menuju lokasi rumah warga di daerah tersebut. “Warga di sana sebagian besar berprofesi sebagai petani, jalan ini merupakan akses mereka untuk membawa hasil pertanian,” katanya.

 Ia berharap pihak terkait segera membantu membersihkan material longsor tersebut sehingga akses warga dapat kembali normal seperti biasa.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya mengatakan dirinya telah memerintahkan anggotanya untuk meninjau lokasi dan menjalin komunikasi dengan pemerintah nagari setempat. “Kami lihat dulu langkah apa yang bisa diambil untuk menangani hal ini,” ujarnya.

Namun, lanjutnya pihaknya sekarang keterbatasan anggaran untuk menggunakan alat berat guna membersihkan material longsor. “Sekarang dana untuk alat berat kosong. Dana di BPBD juga dipotong saat refocusing (efisiensi), padahal bencana banyak,” pungkasnya. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional