Menu

Jalan Gunung Sarik jadi Parak Pisang

  Dibaca : 102 kali
Jalan Gunung Sarik jadi Parak Pisang
TANAM PISANG— Warga Sawah Laiang, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang menanam pisang di tengah sebagai bentuk protes terhadap jalan di depan rumah mereka yang tak mendapatkan perhatian perbaikan dari pemerintah.

PADANG, METRO
Ruas jalan Gunung Sarik – Balai Baru Kecamatan Kuranji, Kota Padang, terutama  titik jalan di Sawah Laiang RT 03/RW 04 mendadak menjadi parak pisang (kebun pisang – red), Kamis (19/11) sekitar 11.40 WIB.

Aksi masyarakat ini merupakan yang kedua kali. Sebelumnya, warga setempat juga telah pernah melakukan aksi memblokir lalu lintas truk pembawa galian C, Selasa 22 September lalu. Waktu itu, warga memblokir jalan dengan menaruh drum dan meja di tengah jalan.

Tapi sekarang, yang sama tapi berbeda kembali dilakukan warga. Yakni, aksi demo warga dilamcarkan dengan menanam pohon pisang di ruas jalan tersebut karena kekecewaan masyarakat jalan yang patah tak pernah diperbaiki. Rusak parahnya jalan tersebut karena lalu lalangnya dumtruck bermuatan tanah galian C setiap hari belakangan ini.

Ketua Pemuda Sawah Laiang Gunung Sarik Hendri Caniago mengatakan, aksi demo warga merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, bulan 22 September lalu juga pernah dilancarkan warga setempat. “Namun, aksi warga menanam pohon pisang, di lubang jalan yang dipenuhi air tersebut,” ujar Hendri.

Dikatakan Hendri, lucunya, ruas jalan dari Pertigaan Lapau Banjuang – Balai Baru yang mengalami rusak parah. Sedangkan, sisanya dari pertigaan Lapau Banjuang hingga Pertigaan Gunung Sarik diperbaiki Pemko Padang.Dan jalannya sudah mulus. Akan tetapi, ruas jalan dari Lapau Banjuang dan Balai Baru ini seakan dilakukan diskriminasi.

Hal senada diungkapkan, Ketua LPM Gunung Sarik Indra Marizal SE mengatakan, warga melakukan aksi menanam pisang di jalanan, karena muak setiap hari dihadapkan dengan kondisi yang memprihatinkan. “Jika turun hujan maka jalanan becek dan dipinuhi air, sebaliknya jika terik matahari tentu dipenuhi debu,” ujar Indra.

Ditambahkan Indra, anehnya dengan kondisi jalan yang sudah basuluh jo matohari, alah bagalanggang di mato urang banyak. Tapi, ironinya masih ada sebagian pihak, hal ini berita hoaks. Kemudian, disebutkan persoalan ini hanya sederhana saja dalam mengantisipasi gejolak di tengah-tengah masyarakat ini yakni, Pemko Padang melalui SKPD terkait melakukan perbaikan sebelum dilaksanakan pembangunan secara komprehensif. “Maka persoalan menyangkut aksi demo yang dipicu permasalahan kerusakan jalan ini akan bisa diredam,” ujar Indra.

Ditambahkan, kondisi jalan yang memperihatinkan ini terjadi di Jembatan Lapau manggih, Pertigaan Lapau Manggih Permnas Belimbing, depan Kantor Pemuda Lapau Manggih, Swah Laiang dan depan Super Market Citra Sawah Laiang.

Informasi dikumpulkan kopran ini di lapangan, siang terjadi pertemuan Camat Kuranji Eka Putra Buhari, Ketua LPM Gunung Sarik Indra Mairizal, Ketua Pemuda Sawah Laing Hendri Caniago, pihak Polsek Kuranji dan Babinsa dan unsure. Namun, pertemuan tersebut tidak menemukan titik temu, maka akan dilanjutkan kembali Jumat pagi (20/11) di Kantor Lurah Gunug Sarik. Tapi, pertemuan menekankan agar dilakukan penimbunan jalan yang dipenuhi lubang tersebut. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional