Menu

Jalan Berlubang Sepanjang Bypass sudah Ditutup , Satker PJN: Puluhan Lubang Ditambal Ulang

  Dibaca : 96 kali
Jalan Berlubang Sepanjang Bypass sudah Ditutup , Satker PJN: Puluhan Lubang Ditambal Ulang
Sudah Diaspal— Satker PJN I Sumbar mengebut pengaspalan jalan di sepanjang Bypass sejak beberapa hari terakhir. Ada puluhan lubang yang sudah ditambal pada ruas itu. Selain tambal lubang, sekitar tiga titik jalan yang rusak di persimpangan traffic light juga dilakukan pengaspalan ulang, yakni di Simpang By Pass Balai Baru, Simpang By Pass Sungai Sapiah dan Simpang By Pass Lubuk Minturun.

BYPASS, METRO
Satuan Kerja (Satker) PJN I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar bergerak cepat dalam menyapu lubang di sepanjang Bypass yang masuk wilayah Padangpariaman dan Kota Padang.

Pantauan POSMETRO Kamis (1/4) dari Simpang Duku Pariaman hingga ke Bypass-Lubuk Begalung tidak ada lagi lubang menganga di jalan. Namun demikian, ada beberapa titik jalan bergelombang, bekas tambalan lama yang mengalami sliding.

Romi Pasla PPK 2.1 Satker PJN I Sumbar mengatakan, dalam beberapa hari ini pihaknya sudah berupaya maksimal dalam menutup semua lubang tersebut. Ada puluhan lubang yang sudah ditambal pada ruas itu.

Selain pekerjaan tambal lubang, sekitar tiga titik jalan yang rusak di persimpangan traffic light juga dilakukan pengaspalan ulang. Kelima titik yakni di Simpang By Pass Balai Baru, Simpang By Pass Sungai Sapiah dan Simpang By Pass Lubuk Minturun.

“Dalam minggu kemarin memang kita sedang mengerjakan patching jalan. Titik-titik jalan yang kita patching, kita gali dulu semua,  baru kita tambal sekaligus. Tiga titik di persimpangan traffic light yang semula bergelombang, kita aspal ulang. Sekarang sudah lumayan nyaman kembali di lewati pengguna jalan,” kata Romi.

Untuk bekas tambalan lama yang bergelombang, pihaknya bakal segera memperbaiki. Supaya jalan kembali mulus dan tidak lagi mengkhawatirkan pengendara yang melintas disana.

“Kita upayakan sebelum lebaran, sudah mulus kembali di jalan By Pass. Sebelumnya kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengendara, karena pekerjaan yang kami lakukan,” jelasnya.

Sementara, Haikal (34), salah seorang pengendara jalan mengaku, pengerjaan penambalan jalan berlubang terlalu lama dikerjakan. “Harusnya cepat dikerjakan jangan sampai makan korban. Seperti yang terjadi waktu lalu, banyak pengendara yang rusak velg kendaraannya akibat terperosok kedalam jalan tersebut,” sebutnya.

Pengendara lainnya, Andi (34), mengatakan di jalan Bypass masih banyak truk yang melebihi ODOL ( Over Dimension Over Loading) yang membuat jalan cepat rusak.

“Perlu perhatian khusus dari pemerintah untuk menindak truk yang melebihi muatan dan pengusaha mengakali dmensi kendaraan truknya sehingga merusak jalan,” pungkasnya. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional