Close

Jalan Alternatif bisa Membantu Meningkatkan Ekonomi Warga, Akses Malalak Utara ke Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya bakal Dibuka

PEMBUKAAN JALAN ALTERNATIF— Gubernur Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo bersama Kepala Dinas Pertanian Afniwarman, melakukan peninjauan lapangan pembukaan jalan alternatif dari Nagari Malalak Utara Kecamatan Malalak ke Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, Minggu (18/9).

TANJUNG RAYA, METRO–Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo bersama Kepala Dinas Pertanian Afniwarman mela­kukan peninjauan lapangan pembukaan jalan alternatif dari Nagari Malalak Utara Kecamatan Malalak ke Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.

Pembukaan jalan penghubung itu diperkirakan menempuh jarak sekitar 7,8 km dilaksanakan di Jalan Siluak, Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, Minggu (17/9).

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar menceritakan sedikit pengalamannya saat berada diperjalanan menuju Kecamatan Malalak. Ia berkata, dirinya melihat begitu banyaknya pohon kulit manis terdapat di Kecamatan Malalak.

“Setiap daerah pasti memiliki potensi masing-masing baik sandang ataupun pangan da­lam menunjang daerah tersebut, namun sering kali terkendala jalan karena itu demi mening­katkan kemajuan eko­nomi dan akses distribusi, khususnya potensi dari Kecamatan Malalak untuk keluar daerah, maka kita mencari alternatif hingga ditemukan jalan ini,” ujarnya lagi.

Untuk itu, tambah gubernur, sekarang secara bersama-sama melihat dan mensurvei jalan ini sehingga bisa digunakan masyarakat sebagai akses jalur alternatif.

“Guna kelancaran pembangunan, kami meminta dukungan dari berbagai pihak terutama masyarakat sekitar demi kelancaran pembangunan jalan alternatif tersebut,” jelasnya

Oleh sebab itu, pihaknya mengharapkan dengan adanya akses jalan ini akan ada peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Agam terutama bagi masyarakat Kecamatan Malalak.

Sementara itu, Bupati Agam diwakili Kepala Dinas Pertanian, Afniwarman, menyampaikan jalan alternatif yang akan dibangun ini memiliki panjang lebih kurang 7,8 Km. Bisa menghubungkan antar Kecamatan Malalak dengan Nagari Sungai Batang di Kecamatan Tanjung Raya.

Kendala dalam perencanaan pembangunan jalan, menurut peta kawasan melintasi hutan lindung dan juga Kawasan konservasi, maka kami juga meminta dukungan dari Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat permasalahan mengenai pembangunan jalan ini ,” katanya lagi.

Dilanjutkannya, jika jalan ini bisa terbangun, maka manfaatnya sangat besar bagi ma­syarakat umum, karena jalur ini bisa sebagai pengalihan bagi bus pariwisata dan mobil besar yang kesulitan untuk melewati kelok 44, dengan begitu dapat menekan angka kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Dalam peninjauan itu, selain Gubernur Sumatera Barat juga dihadiri beberapa Kepala OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Kepala OPD Pemkab Agam, Camat Malalak dan seluruh walinagari di kecamatan itu. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top