Menu

Jalan Air Karuh Rusak Parah Di Tengahnya ada Parit, Jika Hujan Bagaikan Sungai di Jalan  Sawahlunto 

  Dibaca : 97 kali
Jalan Air Karuh Rusak Parah Di Tengahnya ada Parit, Jika Hujan Bagaikan Sungai di Jalan  Sawahlunto 
TERBELAH--Kondisi jalan utama yang terbelah di tengahnya, sehingga terjadi parit bila hujan turun, air mengalir deras di tengahnya.

SAWAHLUNTO, METRO–Ricuh di tengah jalan utama timbul ko­lang-kolang (parit kecil-red) atau riol. Ja­lan yang merupakan jalan raya na­sional melewati ruas Air Karuh Ke­lurahan Durian II Kecamatan Ba­rangin Kota Sawahlunto rusak parah sejak tahun 2019 lalu. Sekarang di tengah jalan tersebut telah terbelah dua.

Menurut keterangan tokoh ma­syarakat (Tomas) setempat yang bermukim di bawah jalan tersebut Yunizal alias Tom menyebutkan, keru­sakan jalan tersebut terjadi setelah diperbaiki beberapa waktu lalu oleh PUPR Kota Sawahlunto. ” Ya pada waktu itu jalan diperbaiki dengan timbunan pasir dan kerikil jelang datangnya pejabat dari pusat. Se­benarnya yang harus diperbaiki itu ialah saluran airnya karena bila diterpa hujan deras, nah seperti inilah jadinya jalan jadi terbelah dua,” ujar Tom.

Dia juga sebagai Tomas mengung­kapkan, keluhannya agar jalan ini segera diperbaiki. Ada empat rumah yang terkena dampak langsung di sekitar jalan ini. Pada saat musim hujan air sampai masuk kerumah warga yang dibawah jalan, bila musim panas banyak debu dan yang lebih ngerihnya sering terjadi kecelakaan kendaraan roda dua.

Menurut Keterangan Kabid PUPR Kota Sawahlunto Maizir, lintas jalan di Air Karuh Kelurahan Durian II Ke­camatan Barangin yang terbelah ter­sebut masuk dalam tanggung jawab PUPR Propinsi Sumbar. Pihaknya sudah menghubungi PUPR Propinsi Sumbar dan katanya Rabu (18/8) kemarin, akan datang untuk melihat langsung kondisi jalan yang terbelah dua ini.

“Sebelumnya jalan tersebut sudah pernah ditinjau dan rencananya masuk anggaran APBD Sumbar tahun 2022 untuk perbaikan. Untuk saat ini yang akan diperbaiki adalah gorong-gorong saluran air yang ada di tebing  di bawah rumah warga, agar air tersebut tidak mengalir ke jalan lagi, yang kedua jalan yang terbelah tersebut akan ditimbun. Untuk tahun 2021 ini anggaran pada titik jalan terbelah ini hanya perbaikan gorong-gorong sa­luran air dan penimbunan jalan,” ungkap Maizir.

Anggaran yang sudah ditenderkan pada tahun 2021 hanya mencakup tiga titik, yaitu jalan raya di Karang Anyar, jalan raya di atas Kelok Macan dan jalan raya dekat Puskesmas Sungai Durian. Anggaran yang disediakan untuk tiga titik tersebut sekitar Rp5 miliar. Untuk tahun 2022 ada tiga titik jalan raya yang sudah dianggarkan PUPR Provinsi Sumbar yaitu jalan raya dekat Pasar Sapan, Jalan Raya Air Karuh dan jalan raya Waringin dengan anggaran Rp 5 miliar. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional