Close

Jajaki Peluang Investasi di Provinsi Tetangga, Kadin Riau Siap Fasilitasi Kabupaten/Kota di Sumbar

Kegiatan temu bisnis DPMPTSP Sumbar dengan Kadin dan Pengusaha Riau

 PADANG, METRO–Temu business meeting antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) sangat penting. Selain jadi ajang silaturahmi, juga sebagai upaya menarik inves­tasi dari Anggota Kadin dan Pengusaha Riau.

Gubernur Sumbar, Mah­yeldi Ansharullah mendorong nilai investasi di Sumbar terus meningkat. Untuk itu, diha­rap­kan ada promosi dan langkah-lang­kah atraktif, untuk menarik in­vestasi ke Sumbar dari luar. Termasuk investor dari Provinsi Riau.

“Untuk meningkatkan per­tum­buhan ekonomi menjadi dua digit, kita membutuhkan pere­daran uang senilai Rp12 triliun ke Sumbar. Untuk itu mari kita sama-sama mendorong untuk tingkatkan in­vestasi di Sum­bar,” ajak­nya.

Dije­las­kan­­­nya, untuk me­­narik in­ves­­tasi, Pem­prov Sum­bar mem­berikan se­jumlah ke­mu­­dahan da­lam pelayanan ad­ministrasi pe­na­naman mo­dal. Insentif lainnya dalam bentuk pelayanan juga dise­diakan Pemprov Sumbar.

“Kita sudah diakui peme­rintah pusat menjadi daerah ramah terhadap investor. Se­moga dengan penilaian ini dapat meyakinkan investor menanam­kan modalnya di Sum­bar,”ha­ra­panya.

Maswar Dedi, Kepala DPMPTSP Sumbar.

Kepala Dinas Dinas Pena­na­man Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), Mas­war Dedi menegaskan, pihak terus berupaya memper­ba­harui pelayanan investasi. Baik dari segi adiministrasi, sampai standar pelayanan yang dibe­rikan pada investor.

Disampaikan, Pemprov Sumbar baru saja menerima penghargaan Anugerah Laya­nan Investasi. Penghargaan ini di­raih atas pencapaian DPM­PTSP Provinsi Sumbar menda­patkan peringkat 3 pada level nasional, untuk Penilaian Kiner­ja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelak­sa­naan Berusaha.

Penghargaan ini prestasi bagi Sumbar. Secara tidak langsung mem­berikan pesan Sumbar provinsi yang ramah bagi investor. Selain itu terkait izin usaha dan administrasinya, sa­ngat mudah dan dikelola secara profesional.

Saat berkunjung ke Kadin Riau, rom­bongan DPMPTSP Sumbar menawarkan sejumlah peluang in­vestasi kepada Pe­ngu­rus dan Anggota Kadin Riau.

“Dengan temu business meeting ini diharapkan dapat berlanjut untuk kunjungan lapangan dan pengurusan izin untuk berinvestasi di Sumbar,” ungkap Kepala DPMPTSP Sumbar yang diwakili oleh Sekretaris, Widya Sari, Selasa (7/12) di Pekanbaru.

Widya Sari menyampaikan Pemprov Sumbar menyajikan sejumlah potensi dan peluang investasi. Peluang itu terdapat pada Kabupaten Tanah Datar dan Dharmasraya. Seperti di bidang perkebunan, industri pertambangan dan pariwisata maupun wisata sejarah.

Widya Sari mengung­kap­kan, Pemprov Sumbar memilih melakukan business meeting ke Riau, karena bertetangga dengan Provinsi Sumbar. Se­hing­ga banyak komoditi yang di bawa ke daerah tersebut.

“Karena itulah kita mela­kukan pendekatan ke Kadin Riau dengan mengikutsertakan Pemkab Tanah Datar dan Dharmasraya. Sedangkan untuk kabupaten/kota yang lain, akan kita fasilitasi juga sesuai kebutuhan investor,” ulasnya.

Pada kesempatan temu business tersebut Kabupaten Dharmasraya dan Tanah Da­tar mempromosikan potensi dan peluang investasi unggul daerah masing-masing. Yakni, investasi yang bergerak di sektor pariwisata, pertanian dan industri hilir.

“Dampak keterkaitan de­ngan investasi cukup besar, baik pada investor sendiri, maupun Pemprov Sumbar dan mas­yarakat. Makin tinggi nilai investasi sangat berdampak dan menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejah­te­raan masyarakat,” tutur Widya Sari.

Hadir pada kesempatan temu business tersebut, Ketua Kadin Riau, Supianto S,Sos MM, Kabid Promosi Pena­na­man Modal DPMPTSP Pro­vinsi Sumbar Alrifjon, S,Sos, MM, Kepala DPMPTSP Kabu­paten Dharmasaraya, Naldi, S,STP, MSi, Kepala DPM­PTSP dan Naker Kabupaten Tanah Datar, Zaratul Khairi SE MM, para Kasi di lingkungan Bidang Promosi Penanaman Modal dan Pengu­saha Riau.

Kabid Promosi Penana­man Modal DPMPTSP Pro­vinsi Sumbar, Alrifjon selaku Ketua Pelaksana Temu Business mengatakan, kegiatan business meeting yang dilaksanakan di Riau, merupakan langkah awal penjajakan investasi yang dilakukan DPMPTSP Provinsi Sumbar sejak pandemi Covid-19. Kegiatan ini bertujuan menjaring minat investasi yang berkelanjutan.

“Potensi Sumbar cukup banyak, daerah tetangga cu­kup membutuhkannya. Tinggal kita mengemas sesuai aturan berinvestasi, sehingga investor nyaman dan aman nena­nam­kan modal di Sumbar,” ucap Alrifjon.

Ketua Kadin Riau, Supianto menyatakan siap memfasilitasi pertemuan yang sama di Pro­vinsi Riau. Karena, pertemuan tersebut akan mendatangkan peluang bisnis bagi kedua provinsi. Diharapkan juga berdampak untuk mening­katkan pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, setelah kegiatan ini dilakukan akan ada tin­daklanjut bagi tawaran investasi yang disampaikan oleh masing-masing kabupaten kota yang difasilitasi.

Dalam penyampaian pe­luang investasi dari Kabupaten Dharmasraya mewakili Bupati Dhar­masraya, Kepala DPMPTSP Kabupaten Dhar­mas­raya menawarkan sektor pertambangan seperti emas, dan batu kapur. Selain itu juga ditawarkan peluang investasi sektor pariwisata, dan industri hilir.

Sementara dari Pemkab Ta­nah Datar, Kepala DPMPTSP dan Naker Tanah Datar sangat berharap adanya investasi pabrik saus, dan bidang pertanian dan peter­nakan yang sangat berpeluang untuk dikerjasamakan.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top