Close

Jaga Marwah Tokoh Adat dan Dinamika Lapangan, Pembangunan Awning Ditunda di Bukittinggi

ILUSTRASI— Pembangunan awning yang direncanakan oleh Pemko Bukittinggi. Informasi terbaru, pembangunan tersebut ditunda setelah dikeluarkannya keputasan Wako, Rabu (19/10).

BUKITTINGGI, METRO–Walikota Bukittinggi Erman Safar memutuskan untuk menunda pembangunan awning di Jalan Minangkabau Bukittinggi. Ke­putusan ini disampaikan Wako, Rabu (19/10).

Erman Safar menjelaskan, penundaan pembangunan awning ini diputuskan, demi menjaga marwah tokoh adat dan Niniak Mamak Kurai V Jorong serta menyikapi dinamika yang terjadi di lapangan. Selain itu, keputusan ini diambil demi menjaga keutuhan dan rasa kenyamanan bermasyarakat.

“Kami Pemerintah Ko­ta Bukittinggi dengan ini menunda “Program Penataan Lokasi Jalan Minangkabau” yang semula adalah bagian dari kegiatan Pemerintahan Kota Bukittinggi yang telah disepakati secara bersama dengan DPRD untuk diselenggarakan da­lam rangka menata kawasan wisata area Jam Gadang dan menciptakan kawasan ekonomi baru be­rupa night market, yang akan ditempati oleh pelaku usaha super mikro dengan jenis barang dagangan accesoris dan oleh-oleh Kota Bukittinggi, sedianya akan direncanakan beraktivitas mulai dari jam 17.00 WIB s/d 00.00 WIB. Jadi ini kami putuskan ditunda,”ung­kapnya.

Pemerintah, lanjut Wa­­ko, tetap akan memperhatikan dan memberi perhatian lebih untuk pa­ra pelaku usaha kecil dan warga yang baru memasuki usia produktif dalam bentuk program-program lain. Pemerintah akan selalu bersama dan bekerja lebih, untuk rakyat kecil yang pada hari ini hampir 40% merupakan warga yang terdaftar dalam DTKS.

Pemerintah juga himbau pada pedagang Jalan Minangkabau, untuk memperbaiki tampak dari ruko yang ada saat ini, sesuai dengan tema wisata dan bumi Minangkabau.

“Dalam kesempatan ini juga kami Pemerintah akan segera mengeluarkan surat edaran teruntuk para pedagang toko sepanjang Jalan Minangkabau untuk segera memperbaiki tampak depan dari ruko ruko yang dimiliki, sesuai dengan tema wisata dan bumi Minangkabau agar terciptanya kenyamanan tersen­diri bagi seluruh pi­hak,”pungkas Wako. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top