Menu

Jaga Kepercayaan Masyarakat,  Kominfo jadi Corong Transparansi Pemerintah

  Dibaca : 713 kali
Jaga Kepercayaan Masyarakat,  Kominfo jadi Corong Transparansi Pemerintah
Ir Zulheri MM, Kabid Informasi Komunikasi Publik Dinas KominfoPadangpanjang

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) khususnya di Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) terus berupaya memegang peranan strategis dalam menjaga kepercayan masyarakat terhadap penyelenggara pemerintah. Kepercayaan publik itu dicapai lewat informasi dan komunikasi yang dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pada badan publik dan instansi pemerintah, hal-hal yang berkaitan dengan akses informasi tentunya tidak lepas dari peran hubungan masyarakat (humas) yang merupakan wakil instansi. Keberhasilan maupun kegagalan suatu kebijakan atau penerapan peraturan sedikit banyak ditentukan oleh humasnya.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Kota Padangpanjang, Zulheri, menyampaikan, bidang yang dikomandoinya itu memiliki tiga seksi yang berperan dalam melaksanakan fungsi kehumasan. Selain seksi Dokumentasi dan Hubungan Media (DHM), Seksi Pengelolaan informasi Publik (PIP), dan Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP). “Ketiga Seksi itu mempunyai cara dan seni tersendiri dalam menyebarluaskan informasi. Namun, banyak situasi saling berkolaborasi untuk mengemas sebuah informasi dan komunikasi publik,” katanya

Kepala Seksi Dokumentasi dan Hubungan Media (DHM), Ryan Afrinaldi mengatakan, pada seksi yang dikelola ada sejumlah kegiatan penyampaian Informasi pemerintahan yang disajikan kepada masyarakat. Hal itu berupa peliputan kegiatan pemerintah lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Kemudian lewat majalah yang diterbitkan oleh Kominfo. Sementara itu pihaknya juga terus menjalin kerjasama dengan berbagai media.

“Untuk hubungan media, kita menjalin kerjasama dengan sejumlah koran,media online dan radio, “ kata Ryan

Ryan Afrinaldi juga mengatakan adanya E Kliping yang memudahkan masyarakat untuk melihat berita- berita terkait Kota Padang Panjang, yang ditata secara elektronik serta disajikan di media sosial seperti Facebook. “E Kliping ini ternyata menjadi sebuah terobosan, sehingga menarik daerah lain untuk belajar memanfaat cara ini,” Ungkapnya.

Kasi Pengelolaan Informasi Publik Harry Sulistio menyampaikan, ada sejumlah kegiatan yang menjadi tanggung jawab di seksi itu .

“ kami penanggung jawab di kegiatan Pengelolaan Informasi Publik,” katanya.

Harry Sulistio menuturkan Kominfo merupakan PPID utama yang berada pada kegiatan nya. PPID Utama ini bersinergi dengan PPID pembantu di seluruh OPD di lingkungan Pemko Padang Panjang. PPID saat ini memiliki website tersendiri yang terintegrasi dengan portal kota yang bisa dilihat dengan website PPID.Padangpanjang. go.id

“Disitu letaknya data base keterbukaan informasi publik, dari berbagai sektor di masing masing OPD , dokumennya berupa masalah anggaran, kegiatan kegiatan yang memang yang dibahas dan disahkan” kata nya. Saat ini kata, Harry Sulitio, PPID Kota Padang Panjang masuk 10 besar di Sumatera Barat.

Harry Sulistio menuturkan adanya media luar ruang Videotron di tiga titik. Antara lain, di Simpang PDAM, Simpang Serambi Mekah dan di depan Balaikota Padang Panjang. Videotron itu bisa dimanfaatkan untuk promosi dari berbagai pihak baik Swasta, BUMN, BUMD, perusahaan maupun UKM. Kemudian, lewat media luar ruang itu, bisa juga dimanfaatkan untuk menginformasikan kegiatan pemerintah kota.

“Berkoordinasi dengan Tim Liputan dibawah Kasi DHM, bahan bahan yang masuk dari Tim Liputan. Kita layout lewat tenaga editor Multimedia kota, untuk bisa menggarap data yang dihimpun dari tim peliputan tadi,”kata Harry.

Tim multimedia kota itu, kata Harry Sulistio turut berkontribusi mengemas bahan bahan presentasi dari pimpinan daerah yang ditampilkan baik di skala nasional maupun internasional.

Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) Suswati menyampaikan salah satu tupoksi seksinya antara lain, melakukan pembinaan dan pengembangan komunikasi publik, melalui pemberdayaan kelompok dan organisasi masyarakat serta pemanfaatan media tradisional. Kemudian pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan media tradisional berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku sebagai sarana komunikasi Publik.

“Untuk kelompok Informasi Masyarakat kita telah melakukan sosialisasi dan pembinaan, KIM bisa berperan sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi di tingkat kelurahan. Lewat KIM ini masyarakat dapat menyalurkan aspirasi. Sehingga akses informasi yang sesuai kebutuhan masyarakat kian terbuka dan mudah. Tidak hanya itu kita juga mengadakan dialog interaktif terkait dengan sejumlah topik lewat kerjasama dengan stasiun TV Lokal seperti TVRI dan Padang TV,” katanya. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional