Menu

Jaga Imunitas saat Pandemi Covid-19

  Dibaca : 133 kali
Jaga Imunitas saat Pandemi Covid-19
Richy Dara Perdana

Laporan dari China kepada World Health Organization (WHO) tentang kejadian infeksi berat yang penyebabnya belum diketahui pada awal 2020. Setidaknya terdapat 44 pasien pneumonia berat di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.Awalnya kejadian ini dikaitkan dengan penjualan ikan, hewan laut dan beberapa hewan lainnya di Kota Wuhan. Setelah ditelusuri penyebab terjadinya pneumonia berat ini merupakan virus corona jenis baru yang dikonfirmasi 10 Januari 2020. Penelitian selanjutnya menunjukan bahwa virus corona jenisbaru ini memiliki hubungan yang erat dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang terjadi di Hongkong tahun2003. Penularan virus dapat terjadi antar manusia yaitu melauidroplet dan kontak dengan virus yang dikeluarkan droplet.

Beberapa pencegahan bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus ini, pencegahan utama adalah membatasi mobilisasi orang yang berisiko hingga masa inkubasi, memakai masker dan cuci tangan, pencegahan lainnya adalah dengan menjaga imun tubuh melalui berbagai aktivitas.

Membiasakan berjemur di pagi hari
Salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan imunitas tubuh adalah dengan berjemur di bawah matahari pagi selama 5-15 menit, 2 sampai 3 kali seminggu. Dengan berjemur tubuh dapat menghasilkan vitamin D yang diperlukan tubuh, vitamin D dapat meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium yang melintasi membran sel. Denganberjemur dapat menambah serta menguatkan sistem kekebalan tubuh, dengan sinar matahari pagi dapat terbentuk lebih banyaksel darah merah putih terutama limfosit yang mencegah infeksidari berbagi penyakit akibat bakteri, virus, bakteri dan jamur.
Yang perlu diperhatikan saat berjemur :
• Menggunakan warna baju terang
• Menggunakan topi dan kacamata
• Menggunakan sunblock
• Kontak langsung dengan kulit (tangan dan kaki terkena sinarmatahari)

Kebiasaan olahraga rutin
Olahraga juga dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem imun tubuh, melakukan olahraga setidaknya 30 menit dalam sehari dapat menjadi aktivitas rutin yang hendaknya jadi suatu kebiasaan. Pakar Kedokteran Olahraga UGM, Dr.dr. H. ZaenalMuttaqin Sofro,. AIFM., mengatakan ada banyak olahraga yang dapat dilakukan di rumah di tengah pandemi Covid-19. Pada prinsipnya ada dua jenis olahraga yakni neural excercise/olahraga persarafan untuk menjaga kesehatan dan physical excercise/olahraga fisik untuk menjaga kebugaran.Olahraga tersebut bisa dilakukan di rumah. Olah raga persarafan dapat diwujudkan dengan 3 cara, yaitu pernafasan, vokalisasidan postur. Olahraga pernapasan seperti melakukan senam pernapasan contohnya senam tera dan yoga, vokalisasi dapat dilakukan dengan bersenandung dan membaca Al-Quran.

Sedangkan untuk senam postur dapat dilakukan dengan senamtaichi dan gerakan shalat. Olahraga persyarafan dapat dilakukan dimanapun, kapanpun, dengan melakukan olahraga persyarafan dapat meminimalkan stress tubuh.

Selanjutnya, olahraga fisik dilakukan agar tubuh dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan bugar. Olahraga fisik melibatkan otot-otot besar ditubuh, saat berolahraga fisik dianjurkan tidak secara berlebihan karena dapat mengganggu kesehatan. Berusahalah agar terusberaktivitas agar sistem kekebalan tubuh dalam kondisi prima, misalnya dengan berjalan kaki atau lari disekitar rumah, berkebun atau melakukan aktivitas fisik di rumah dengan menonton dan mengikuti video olahraga.

Pemenuhan kebutuhan cairan tubuh harian
Kebutuhan cairan tiap orang sebetulnya berbeda-beda, orang dewasa disarankan mengonsumsi air putih yaitu sekitar delapan gelas yang berukuran 230 ml per hari atau total 2 liter, dengan meminum air putih yang cukup dapat menjaga kesehatan tubuh dan mencegah dehidrasi. Meski tak berhubungan secaral angsung dalam menangkal virus, kebiasaan minum air putihyang cukup tetap harus dilanjutkan mengingat air merupakan kebutuhan mendasar bagi tubuh manusia. Jadi, penting untuk menjaga asupan air ditubuh karena dapat memengaruhi kondisi fisik atau kesehatan.
Manfaat minum air yang cukup :
• Menjaga fungsi organ ginjal
• Mencegah terjadinya dehidrasi
• Perawatan kulit
•Melancarkan pencernaan
• Mengurangi risiko kanker kandung kemih

Kebiasaan yang salah ketika hanya minum air saat sedang haus, sementara rasa haus merupakan ciri tubuh telah mengalami dehidrasi, dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan cairan karena pengeluaran cairan lebih banyak dari pemasukan. Dehidrasi menyebabkan terganggunya keseimbangan cairan dalam tubuh.

Terpenuhinya nutrisi melalui makanan yang bergizi
Konsumsi vitamin dan suplemen bagi tubuh, vitamin merupakanmolekul organik yang berfungsi dalam metabolisme tubuh.Vitamin dibedakan menjadi vitamin larut lemak dan vitamin larut air, contoh vitamin larut lemak seperti A, D, E, K danvitamin larut ait seperti B dan C, vitamin sendiri biasanya tidakdibuat oleh tubuh, jika disintesis pun jumlahnya sedikit sehinggaperlu memenuhi kebutuhan vitamin seperti dari makanan. Suplemen adalah nutrisi yang digunakan untuk melengkapi makanan terdiri dari satu atau lebih bahan dapat berupa vitamin, mineral, herbal atau tumbuhan dan asam amino.

Dengan mengonsumsi aneka makanan seperti sayuran dan buah-buahan dapat meningkatkan sistem imun seseorang. Diharapkan dengan memakan makanan yang sehat dan bergizi seimbang dapat menjaga daya tahan tubuh. Jangan lupa mencuci sayur dan buah hingga bersih sebelum dimasak dan dimakan, lauk yang dimakan sebaiknya matang sempurna, hindari gula, garam, dan lemak berlebihan. Makanan yang bergizi seimbang dan aman dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan penyakit kronis dan penyakit infeksi. Kandungan vitamin danmineral dalam sayuran dan buahan dibutuhkan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat dan membantu tubuh dalam meningkatkan imunitas tubuh. Dengan imunitas tubuh yang baik akan membantu dalam pencegahan wabah Covid-19.

Kualitas tidur yang baik
Kebiasaan tidur selama 7-8 jam sehari, berdasarkan surveimasyarakat Asia salah satunya Indonesia termasuk masih kurang jam tidur, 55 % masyarakat masih mengaku kurang tidur. Memiliki jadwal tidur yang teratur merupakan salah satu angkah menjaga tubuh agar tetap fit saat melakukan aktivitasdan dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Dengan memiliki kualitas tidur yang baik dapat memberikan dampak yang baik-baik fisik dan psikologis. Hindari kebiasaan begadang, agar tubuh tetap fit saat bangun di pagi hari.

Desa Sikapak Barat sendiri telah melakukan bebagai cara penanggulangan Covid-19. Mulai dari membagikan masker kemasyarakat, menyediakan sarana cuci tangan. Terlihat beberapa aktivitas yang dilakukan warga saat pandemi, beberapa warga yang menjadikan lari pagi disekitar rumah sebagai suatu kebiasaan sehat. Beberapa anak-anak terlihat berjemur di pagihari rentang jam 8-10 pagi. Orang tua juga mengurangi anak-anak mereka jajan di luar dan membuat makanan dan cemilan bergizi di rumah masing-masing.

(Mahasiswa Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malikussaleh yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata di Desa Sikapak Barat dibawah bimbingan Bapak Romi Asmara, SH MHum)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional