Menu

Jaga Ikan Laut, Laksanakan Transplantasi Terumbu Karang di Kota Pariaman

  Dibaca : 56 kali
Jaga Ikan Laut, Laksanakan Transplantasi Terumbu Karang di Kota Pariaman
TERUMBU KARANG— Wako H Genius Umar saat kegiatan budidaya terumbu karang bersama Poltekpel.

Wali Kota Pariaman H Genius Umar me­nya­takan menjaga kelestarian ekosistem dalam laut di Kota Pariaman penting. “Karena itu tindakan Po­litek­nik Pelayaran Su­ma­tera Barat (Poltekpel Sum­bar) melakukan trans­plantasi terumbu karang di Pulau Ujuang Kota Pa­riaman sangat kita du­kung,” kata Walikota Pa­ria­man H Genius Umar saat acara pengabdian poltekpel kepada ma­sya­rakat.

Genius Umar usai me­nerima secara simbolis transplantasi terumbu karang dari Dirtektur Pol­tekpel Sumbar Capt. M. Abduh mengatakan bah­wa kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi Kota Pariaman. Pada kesem­patan ini Genius juga me­ngucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi kegiatan tersebut. “Pe­nanaman terumbu karang oleh Poltekpel Sumbar bersama kelompok kon­sevasi Raja Samudra  me­ru­pakan hal yang sangat baik dilaksanakan. Trans­plantasi terumbu karang merupakan salah satu kegiatan untuk melesta­rikan ekosistem biota laut karena ikan – ikan bisa bertahan hidup dalam terumbu karang ter­se­but,” ungkap Genius.

Katanya, laut Kota Pa­riaman merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diminati wisata­wan baik local maupun mancanegara. Dengan bertambah banyaknya terumbu karang yang in­dah dan asri, akan me­ningkatkan perekonomian masyarakat Kota Paria­man. “Pemko Pariaman saat ini masih menjalin kerjasama yang baik de­ngan Poltekpel Sumbar, baik dari segi pendidikan sampai penjagaan ekosis­tem biota laut dan ke­indahan Pantai di Kota Pariaman. Oleh karena itu Pemko Pariaman juga mem­buka ruang lebar ba­gi Poltekpel Sumbar apa­bila Kota Pariaman dija­dikan laboratorium bagi mahasiswa dan pelajar yang ingin memprak­tek­kan ilmu yang didapat selama menuntut ilmu di Poltekpel Sumbar, “ tam­bahnya.

Ia berharap dengan telah dilakukan transp­lantasi terumbu karang, para nelayan lebih bisa menjaga  terumbu karang tersebut  sehingga te­rumbu tersebut akan tetap terjaga dengan baik. Un­tuk jangkar kapal para nelayan, Pemko Pariaman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman akan me­ngususlkan menggunakan jangkar yang tidak akan merusak terumbu ter­se­but.

Sementara itu Dirtek­tur Poltekpel Sumbar, Capt. M. Abduh menga­takan terumbu karang (coral reef ) merupakan organisme yang hidup didasar perairan dan be­rupa bentukan batuan kapur (CaCO3) yang cu­kup kuat menahan gaya gelombang laut. Terumbu karang juga merupakan komponen utama sumber daya pesisir laut serta kehidupan salah satu ke­ka­yaan alam yang dimiliki oleh Indonesia sebagai negara tropis yang tidak ternilai harganya.

“Kegiatan ini kita la­kukan dengan tujuan agar biota bawah laut tetap terjaga. Tujuan lainnya adalah untuk mening­kat­kan potensi wisata selam sehingga wisatawan ter­sebut lebih menikmati keindahan terumbu ka­rang di laut Kota Pariaman.  Terumbu karang berma­n­faat sebagai habitat dan sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup di laut. Di sini banyak berbagai jenis makhluk hidup yang tinggal, men­cari makan, berlindung, dan berkembang biak, “ ungkapnya.

Ada 15 transplantasi terumbu karang yang a­kan dilakukan di Pulau Ujung Kota Pariaman. Untuk luas 1 (satu) keran­jang terumbu karang 1,5 x 1 M dengan model laba – laba. Poltekpel Sumbar dalam melakukan trans­plantasi terumbu karang telah melakukan per­sia­pan, mulai dari alat selam yang lengkap sampai pe­nyelam.

“Kita telah siapkan se­muanya. Mulai alat selam sampai penyelam. Sebe­lum melakukan transp­lantasi terumbu karang, semua peserta dilakukan rapid karena masih dalam suasana pandemic Covid-19. Kegiatan transplantasi terumbu karang di laut Kota Pariaman meru­pa­kan kegiatan yang per­tama dilakukan oleh Pol­tekpel Sumbar, “ tambah­nya.

Ia berharap kegiatan ini akan terus belanjut sehingga terumbu karang di laut Kota Pariaman akan terjaga dengan baik. Un­tuk kelestarian terumbu karang, Pemko Pariaman diharapkan juga bersama Syahbandar akan terus lakukan pemantauan dan membuat batasan wila­yah untuk menjaga agar nelayan tidak membuang sawung di area terumbu karang.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional