Menu

Jadi DPO, Duo Pengedar Ganja Diciduk

  Dibaca : 612 kali
Jadi DPO, Duo Pengedar Ganja Diciduk
PENGEDAR GANJA— Tersangka AC dan YV yang terlibat dalam peredaran ganja kering ditangkap jajaran Polres Tanahdatar. (chandra antoni/posmetro)

TANAHDATAR, METRO – Dua pengedar ganja yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan residivis ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Tanah Datar di dua lokasi berbeda, Rabu (27/11). Dari penangkapan itu, petugas menyita dua paket ganja siap edar.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku EC (39) warga warga Jorong Padang Laweh Ateh, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku EC yang menjadi DPO itu ditangkap ketika sedang berada di kebun milik orang tuanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan badan dan menyisir area kebun, petugas menemukan satu paket ganja. Pelaku yang semula membantah tuduhan petugas, akhirnya mengakui perbuatannya dan kemudian digiring ke Mapolres untuk pengusutan lebih lanjut.

Namun, selang 75 menit usai pengkapan EC, tepatnya pukul 17.15 ketika petugas dalam perjalanan, melihat seorang residivis berinisial YV (28) yang juga sudah menjadi target operasi (TO) berada mengendarai sepeda motor di Jalan Binuang, Jorong Sungai Tarab, Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.

Ketika itu juga petugas menghadang sepeda motor pelaku dan menangkap YV tanpa perlawanan. Saat digeledah, petugas menemukan satu paket ganja siap eda yang disimpan di bawah jok sepeda motor yang dikendarainya. Atas temuan itulah, pelaku hanya bisa pasrah digelandang petugas ke Mapolres.

Kasat Narkoba Polres Tanah Datar, Iptu Yaddi Purnama mengatakan, pelaku EC dan YV memang sudah lama diincar, terkait dengan peredaran narkotika jenis daun ganja kering. Untuk EC ditangkap di kebun orang tuanya dan YV di pinggir jalan. Masing-masing pelaku memiliki satu paket ganja yang siap untuk diedarkan.

“Kita masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap jaringannya. Kita akan telusuri siapa yang memasok ganja kepada kedua pelaku. Terhadap kedua pelaku dapat disangkakan melanggar pasal 111 jo 114 (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman penjara minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional