Menu

Izet Tertangkap, Tukang Palak Lain Menyusul?, Afriadi: Itu Kewenangan Polisi, Pol PP hanya Punya ‘Pistol Aia’

  Dibaca : 412 kali
Izet Tertangkap, Tukang Palak Lain Menyusul?, Afriadi: Itu Kewenangan Polisi, Pol PP hanya Punya ‘Pistol Aia’
Pelaku pemalakan sopir truk di kawasan Indaruang, Kota Padang, Izet yang videonya viral sejak bebarapa hari terakhir, akhirnya tertangkap.

TAN MALAKA, METRO–Pelaku pemalakan sopir truk di kawasan Indaruang, Kota Padang, Izet yang videonya viral sejak bebarapa hari terakhir, akhirnya tertangkap. Namun bagaimana dengan pemalak-pemalak lainnya.

Di beberapa titik di Kota Padang saat ini cukup banyak juga pemalak beraksi. Mereka biasanya beraksi di simpang-simpang jalan dan memintai sejumlah uang pada sopir-sopir angkutan umum. Baik mengatasnamakan jualan tisu, permen hingga menyi­ram­kan air sabun ke mobil-mobil saat hujan dan me­minta uang dari pemilik ken­daraan.

Bahkan, tempat wisata sekelas Pantai Padang pun juga kerap menjadi ladang bagi pemalak-pemalak re­maja dan cilik (anak kecil) me­minta uang kepada pe­ngun­jung dengan cara ber­tepuk tangan sampai ber­nyanyi. Lalu kemudian ngo­tot minta duit dari pe­ngun­jung.

“Seharusnya semua pemalak di Kota Padang di­sikat habis. Sehingga tak ada lagi yang berani mela­kukan­nya,” sebut Ita (40), salah seorang ibu rumah tangga.

Aksi pemalakan menu­rut­nya sudah mengganggu ketertiban umum. Seperti di tempat-tempat wisata, persim­pangan jalan dan lokasi lainnya. “Kalau ada sikap tegas dari petugas, tentu  tak akan ada lagi yang berani memalak orang lain,” sebutnya.

Kepala Sat Pol PP Pa­dang, Alfiadi mengatakan aksi pemalakan oleh preman-preman di persim­pangan murni tindakan kriminal sama halnya de­ngan balap liar dan tawu­ran. Penindakannya me­mang harus dilakukan oleh polisi bukan Sat Pol PP.

“Itu ranah kriminal, kewenangannya polisi. Po­lisi punya pistol, kalau kita hanya ada pistol aia. Jadi dengan apa kita amankan,” tukas Alfiadi.

Preman pemalakan Izet akhirnya ditangkap polisi, Kamis (15/7) pagi di Tanah­datar. Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kom­­bes Pol Stefanus Sata­ke Bayu Se­tian­to menga­takan Izet yang merupakan warga Lubuk Kilangan Kota Pa­dang itu, adalah buronan polisi, terkait kasus pema­lakan dan pemu­kulan sopir truk.

Ketika penangkapan, kata Stefanus, pelaku sem­pat kabur. Petugas di la­pangan pun akhirnya kejar-kejaran dengan Izet hingga akhirnya ia menyerah. Preman ini sempat sembunyi di kebun, sehingga terjadi kerja-kejaran dengan apa­rat. Selanjutnya, Izet akan diserahkan ke Polresta Padang, untuk proses hu­kum selanjutnya

Sebelumnya, aksi pe­ma­lakan dan kekerasan ini direkam serta viral di media sosial. Video berdurasi 4 menit 37 detik itu diupload di akun Facebook bernama Galigaman Sangir.

Dalam video, tampak seorang pria yang meru­pakan preman memakai kemeja warna dongker ber­padu kaos putih berdiri di pintu kemudi. Selain melon­tarkan kata-kata ko­tor da­lam bahasa Minang, pria itu ju­ga memukul sopir truk. Se­lama video, sang sopir tidak melakukan per­la­wa­nan. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional