Close

Izet, Pemalak Sopir Truk Divonis Enam Bulan Penjara

PEMALAK— Izet, pemalak sopir truk saat diamankan di Mapolda Sumbar beberapa waktu lalu. Saat ini vonis telah dijatuhkan terhadap tersangka dengan hukuman pidana penjara selama enam bulan.

PADANG, METRO–Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Padang, akhirnya menjatuhkan hu­kuman pidana penjara kepada terdakwa Zetrizal panggilan Izet selama enam bulan.

“Menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa se­lama enam bulan penja­ra,­”kata hakim ketua sidang Yose Ana Roslinda, saat memba­ca­ kan amar putusannya, Kamis (4/11).

Majelis hakim berpen­dapat, hal hal yang memberatkan terdakwa telah meresahkan masyarakat. 

“Hal-hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum. Terdakwa berlaku sopan dalam persidangan. Terdakwa telah berdamai dengan korban. Terdakwa memiliki anak yang masih kecil dan terdakwa mengakui perbua­tan­nya,”tegasnya.

Atas putusan tersebut, terdakwa yang didampingi Penasihat Hukum (PH) Da­niel Jusari,tidak keberatan sehingga tidak mengajukan banding.

Sebelumnya, Jaksa Pe­nuntut Umum (JPU) me­nun­tut terdakwa sama de­ngan putusan majelis ha­kim.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pa­da Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar) disebutkan, terdakwa Zetrizal menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, memaksa orang yaitu Irvan Oktovi dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, supaya orang itu memberikan barang berupa uang sebanyak Rp.20.000.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana menurut pasal 368 ayat 1 KUHP,atau perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana menurut pasal 335 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dalam berita sebelumnya, terdakwa Zetrizal pa­da hari Jumat tanggal 09 Juli 2021 sekira pukul 22.00 WIB, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu di bulan Juli 2021 bertempat di Packing Plat Inda­rung (PPI) PT Semen Pa­dang, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Pa­dang.

Dimana terdakwa, di­duga menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, memaksa orang yaitu Irvan Oktovi (korban) dengan kekera­san atau ancaman kekera­san, supaya orang itu mem­berikan barang berupa uang sebanyak Rp 20.000.

Tak hanya itu, terdakwa sempat melarikan diri akibat perbuatannya tersebut, bahkan menjadi viral dimedia sosial. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top