Menu

Istri Tewas Tergeletak di Kamar, Suami Tergantung

  Dibaca : 443 kali
Istri Tewas Tergeletak di Kamar, Suami Tergantung
PASUTRI TEWAS— Pasutri berinsial KK (35) dan FY (27) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Korong Pasa Tangah, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, Rabu (15/4).

PDG. PARIAMAN, METRO
Pasangan suami istri (Pasutri) ditemukan tewas di rumahnya di Korong Pasa Tangah, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, Rabu (15/4). Istri ditemukan tergelatak di atas kasur di dalam kamar, sementara si suami tergantung di ruang tamu.

Kamatian suami istri tersebut masih misteri, sebab dari bukti-bukti yang ditemukan serta keterangan beberapa saksi, ada kejanggalan dari peristiwa kamatian suami istri tersebut. Namun pihak kepolisian, belum mau menyimpulkan adanya dugaan pembunuhan dalam kasus tersebut.

Informasinya, pasangan suami istri (Pasutri) yang sehari-hari diketahui sebagai penjual pecel lele itu sempat terjadi pertengkaran. Bahkan dari keterangan tetangganya, sempat mendengar teriakan si perempuan dari dalam rumah pada saat tengah malam.

Selain itu, di bagian wajah istri, juga ditemukan luka lebam, diduga akibat kekerasan. Dari hidung juga keluar darah. Diperkirakan, sebelum suaminya gantung diri dan menyayat urat nadi tangannya, istri terlebih dahulu meninggal.

Kapolsek 2×11 Enam Lingkuang, Iptu Agusma Hendri mengatakan, pasangan tersebut ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Suami tergantung dengan seutas tali dan istrinya tergeletak diatas kasur.

“Dua jenazah itu ditemukan sekitar 16.00 WIB oleh saksi bernama Rian yang merupakan petugas koperasi keliling yang hendak bertemu dengan pasutri tersebut,” ungkap Iptu Hendri.

Dia menjelaskan, dari keterangan Rian, awalnya dia mendatangi kedai pasutri tersebut, kondisi pintu kedai tertutup. Kemudian, Rian meminta salah seorang warga di sana untuk menemani masuk kedalam rumah korban.

Sampai di depan rumah yang sekaligus sebagai kedai, saksi melihat dari jendela kaca, si suami korban dengan inisial KK (35) tergantung dengan tali nilon. Kemudian, bersama warga lainnya mereka mendobrak rumah pasutri tersebut dan langsung menurunkan jasad KK.

“Setelah diturunkan mereka juga melihat istrinya tergeletak di atas kasur. Saat diperiksa ternyata sudah meninggal juga,” lanjut Kapolsek.

Selain itu, menurut keterangan saksi lain berinisial YS kepada pihak kepolisian, sebelumnya penemuan dua jasad tersebut, di tengah malam, dia sempat mendengar ada suara teriakan istri KK, inisial FY. YS sempat pula menanyakan kepada si suami apa yang terjadi dengan istrinya. KK mengatakan kalau istrinya sedang mengigau.

Setelah itu, YS kembali pulang, tak berselang lama kemudian, dia kembali mendengar suara gaduh dari rumah pasutri itu lagi. “Saksi curiga dan menanyakan perihal gaduh itu lagi kepada KK. KK memberikan jawaban yang sama. Katanya istrinya sedang susah tidur,” lanjutnya.

Besok harinya, saat sore hari, ia mendapat laporan kalau keduanya telah tewas. Sisuami gantung diri sementara istrinya tergeletak di atas tempat tidur.

Hendri juga mengatakan, pihaknya saat ini masih mendalami kasus tersebut dan belum bisa berspekulasi penyebab kematian keduanya. Untuk memastikannya, pihaknya telah membawa kedua jasad tersebut ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. “Kasus ini sedang dalam penyelidikan,” pungkasnya. (z)

Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional