Menu

Istano Pagaruyung Gunakan e-Ticket

  Dibaca : 85 kali
Istano Pagaruyung Gunakan e-Ticket

TANAHDATAR, METRO–Electronic ticket (e-tic­ket) sangat penting untuk mengetahui data real kun­jungan orang/wisatawan ke Istano Basa Paga­ru­yung dalam 6 bulan terakhir di tahun 2021 ini. Ini sangat dibutuhkan untuk meninjau dan melakukan evaluasi terkait dengan strategi pembangunan Tanah Da­tar ke depan.

Hal ini disampaikan Wa­bup Richi Aprian saat meninjau kesiapan e-ticket masuk Istano Basa Paga­ruyung, Selasa (8/6).

“Ke depan kita akan membuka objek-objek wi­sata yang baru di Tanah Datar, untuk itu kita harus memiliki data real kun­jungan wisatawan yang datang ke Tanah Datar salah satunya dari data kunjungan ke istano Basa Pagaruyung guna meng­hitung proyeksinya. Ja­ngan sampai nanti kita sudah membangun tetapi orang yang datang tidak ada, se­hingga uang kita terbuang percuma,” kata Richi.

“Maka dari itu, dengan diaktifkannya gerbang ma­suk Istano Basa Pagaru­yung secara elektronik, nanti diharapkan akan di­peroleh data yang real kunjungan,” tambah Richi.

Dikatakannya bahwa e-ticket masuk Istano Basa Pagaruyung akan segera dilakukan dalam waktu de­kat ini. “Kita akan laksa­nakan penjualan tiket ma­suk Istano Basa Pagaru­yung secara elektronik pa­da tanggal 20 Juni nanti, karena lebih cepat pasti lebih baiik,” tambah Wa­bup.

Wabup juga menga­takan ke depan seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Tanah Datar juga akan menggunakan e-ticket, namun ini akan dila­kukan secara bertahap.

Sementara Kepala Di­nas Parpora Abdul Hakim di tempat yang sama men­jelaskan bahwa perubahan dari penjualan tiket biasa ke e-ticket sangat ber­manfaat untuk pemerintah daerah dan juga per­tang­gungjawaban kepada ma­sya­rakat. Karena secara teknis dengan meng­gu­nakan e-ticket akan lebih real data yang diperoleh dibandingkan ketika masih menggunakan tiket biasa.

“Kalau menggunakan tiket biasa yang selama ini dipakai ada kemungkinan kesalahan seperti tiket anak-anak tetapi dijual kepada orang dewasa, se­hingga dari segi penda­patan akan berkurang. Kita tidak menuduh, namun kemungkinan kekhilafan itu terjadi pasti ada,” terang Abdul Hakim.

Sementara dari segi jumlah kunjungan menurut Abdul Hakim, data yang didapat sudah jelas, dihi­tung berdasarkan jumlah tiket yang terjual. Tetapi tidak tertutup kemung­kinan ada tamu yang ma­suk tanpa membeli tiket, sehingga ini akan mem­pengaruhi data real kun­jungan. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional