Menu

Isolasi Pasien Isoman Diusulkan Secara Terpusat di Kabupaten Agam

  Dibaca : 65 kali
Isolasi Pasien Isoman Diusulkan Secara Terpusat di Kabupaten Agam
USULAN—Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan mengusulkan pasien Covid -19 yang menjalani isoman agar diisolasi secara terpusat.

AGAM, METRO–Kapolres Agam yang juga Wakil Ketua Harian Satgas Penangan Covid-19, AKBP Dwi Nur Setiawan mengusulkan warga yang terpapar Covid-19, untuk tidak lagi menjalani isolasi secara mandiri di rumah masing-masing.

Kapolres lebih me­ngan­jurkan, warga terpa­par Covid-19 yang tidak bergejala untuk menjalani isolasi secara terpusat di tingkat nagari. Hal itu untuk menekan penularan Covid-19 di dalam keluarga dan masyarakat sekitar.

“Isolasi mandiri (Iso­man) kalau bisa dialihkan ke isolasi terpusat seperti rumah sehat yang sudah ada di beberapa nagari, karena kita meng­kha­wa­tirkan penularan Covid-19 dari orang tak bergejala terus terjadi,” ujar Dwi Nur Setiawan, saat Rapat Ming­guan Evaluasi Satgas Pe­nanganan Covid-19, Rabu (18/8).

Menurut Kapolres A­gam, berdasarkan riset dan aturan Kementerian Kese­hatan RI, satu orang yang terpapar Covid-19 bisa me­nularkan hingga ke lima belas orang lainnya. Untuk itu pihaknya juga mene­kankan betapa pen­tingnya tracing untuk dila­kukan.

“Kami di institusi Polri, untuk wilayah hukum Pol­res Agam tracing ini sudah dilakukan melalui Bhabin­kantibmas, dan mengimput data-data ke Silacak, se­hingga kasus positif dapat dilacak dan dikontrol,” ung­kap kapolres lagi.

Selain itu, untuk mene­kan penularan Covid-19, pihaknya juga berharap tim Satgas Covid-19 juga turut menggencarkan razia terhadap cafe-cafe yang masih beraktivitas hingga jam 22.00 WIB. “Aktivitas baralek masyarakat juga mengkhawatirkan, de­mi­kian juga kegiatan peri­ngatan agustusan ma­sya­rakat, ini perlu kita awasi,” ujar Kapolres.

Hal senada juga diu­tarakan Kepala Bidang Pe­ngendalian dan Pen­ce­gahan Penyakit Dinas Ke­sehatan Kabupaten Agam, Tri Pipo. Dikatakan, isolasi mandiri membuat pihak­nya kewalahan menga­wasi warga yang terpapar Covid-19.

“Jika isolasi dilakukan secara terpusat minimal di tingkat nagari, saya me­yakini petugas kesehatan kita mudah melakukan pe­mantauan terhadap warga yang terpapar Covid-19,” sebut Tri Pipo.

Pihaknya juga mengim­bau kepada masyarakat yang telah melalukan vak­sinasi Covid-19 dosis per­tama untuk dapat menun­taskan vaksinasi hingga dosis kedua. “Masih sekitar 8 ribuan lagi yang belum menjalani vaksinasi Covid-19, kami mengimbau un­tuk disegerakan agar herd immunity di masya­rakat bisa terbentuk, dan kita bisa segera terbebas dari wa­bah ini,” ujar Tri Pipo. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional