Menu

ISI Padangpanjang Wisuda 83 Lulusan, Bertekad Cetak Pelaku Seni Intelektual

  Dibaca : 123 kali
ISI Padangpanjang Wisuda 83 Lulusan, Bertekad Cetak Pelaku Seni Intelektual
SAMBUTAN— Rektor ISI Padangpanjang, Prof Novesar Jamarun memberikan kata sambutan pada wisuda Periode II 2018-2019 di Gedung Hoeridjah Adam ISI Padangpanjang , Senin (25/3).

PDG.PANJANG, METRO – Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang melaksanakan wisuda program Strata I dan II periode II tahun akademik 2018-2019 di Gedung Hoeridjah Adam ISI Padangpanjang, Senin (25/3). ISI Padangpanjang bertekad terus melahirkan puluhan pelaku seni berintelektual.

Rektor ISI Padangpanjang, Prof Novesar Jamarun mengatakan, kegiatan wisuda yang dilaksanakan di ISI Padangpanjang tersebut, sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap tahunnya. Tetapi, kualitas lulusan yang dihasilkan setiap tahunnya menjadi tolak ukur keberhasilan suatu perguruan tinggi.

Dari jumlah 83 wisudawan yang telah menyelesaikan masa studi di ISI Padangpanjang, 74 berstatus Strata I dan Strata II berjumlah 9 wisudawan. Seiring kelulusan puluhan mahasiswa tersebut, telah menambah jumlah alumni ISI dengan jumlah 2.565 di tahun 2019 ini.

“Menjadi seorang sarjana, tentunya orang tua tentu memiliki keinginan agar anak-anak mereka bisa menjadi intelektual seni dan mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya di lingkungan kerja, bukan sekedar pekerja seni,” sebut Novesar Jamarun.

Ia menambahkan, dalam menghadapi era globalisasi, ISI Padangpanjang terus berusaha untuk membentuk lulusan yang bisa bersaing dengan lingkungan kerja. Apalagi, ISI Padangpanjang menjadi perguruan tinggi seni tertua di Sumatera.

Dikatakannya, ISI terus berbenah dalam menciptakan sumber daya manusia intelektual melalui sebuah program pendidikan “ the best art and creativity in the future”(seni dan kreativitas terbaik di masa depan).

“Banyak pekerja seni, seperti aktor, pelukis, musisi maupun penyanyi yang tidak pernah kuliah di kampus seni. Tetapi, apakah mereka memiliki kajian-kajian tentang berkesenian. Di sinilah peran perguruan tinggi seni untuk melahirkan intelektual-intelektual seni dalam bidangnya masing-masing dan itu telah dilakukan di ISI Padangpanjang,” jelas Novesar.

Sementara itu, upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa ISI Padangpanjang, kata Novesar, ISI telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Baik perguruan tinggi seni di Indonesia maupun yang berada di luar negeri.

“Dengan adanya kerja sama tersebut, akan dilakukan sharing tentang keunggulan kampus masing-masing, pertukaran dosen dan mahasiswa, maupun kegiatan-kegiatan bersama untuk kemajuan ISI Padangpanjang,” urainya.

Novesar juga menekankan, kualitas lulusan yang dihasilkan oleh ISI Padangpanjang akan menentukan masa depan ISI itu sendiri. Apalagi, dengan telah berdirinya sejumlah perguruan seni baru, maupun pembukaan prodi-prodi seni di sejumlah perguruan tinggi. Tentunya, ISI Padangpanjang bukan satu-satunya lagi pilihan lembaga pendidikan tinggi seni.

“Kita akan jauh tertinggal dari lembaga-lembaga pendidikan seni lain, jika kita bergerak lambat. Apalagi, dengan telah berlakunya perdagangan bebas di Asia Tenggara atau MEA. Jika kita tidak siap, kita akan terus tertekan oleh kemajuan zaman,” ungkapnya. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional